Bappenas Ungkap Alasan Kepemilikan Rekening Bank Masyarakat Daerah Rendah

Senin, 28 Januari 2019 15:46 Reporter : Merdeka
Bappenas Ungkap Alasan Kepemilikan Rekening Bank Masyarakat Daerah Rendah

Merdeka.com - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas menyatakan inklusi keuangan masyarakat khususnya di sektor perbankan masih perlu ditingkatkan. Sebab masih banyak masyarakat, khususnya di daerah, yang ternyata belum memiliki rekening bank.

Direktur Jasa Keuangan dan BUMN Kementerian PPN/Bappenas, Muhammad Cholifihani, mengatakan pihaknya telah melakukan kajian ke sejumlah daerah. Rata-rata alasan masyarakat tidak memiliki rekening bank lantaran kondisi keuangan yang pas-pasan sehingga tidak ada dana lebih untuk ditabung.

"Untuk inklusi keuangan perbankan, kenapa banyak masyarakat yang tidak punya rekening? Alasannya cuma satu, tidak punya duit buat nabung," ujar dia dia dalam Seminar Hasil Kajian Pendalaman Keuangan di Indonesia, Senin (28/1).

Menurut dia, selama ini memang pemerintah telah membuka jalan bagi masyarakat agar memiliki rekening di bank. Salah satunya dengan menyalurkan bantuan sosial melalui perbankan. Namun, dana bantuan sosial yang diberikan pun habis untuk kebutuhan sehari-hari.

"Andaikan ada duit buat nabung juga, seperti ada bantuan bansos (bantuan sosial) diambil lagi buat konsumsi," kata dia.

Oleh sebab itu, ke depan Bappenas akan mendorong lembaga keuangan untuk lebih banyak menyalurkan kreditnya ke masyarakat kecil. Dengan demikian, masyarakat golongan ini memiliki modal untuk usaha. Harapannya, modal ini akan menghasilkan pendapatan yang lebih besar untuk ditabung.

"Akhirnya yang kita dorong itu kredit atau pinjaman yang mengembangkan usaha mikro di bawah selain dengan fintech. Karena kalau peraturan Bank Indonesia kredit itu 20 persen untuk UMKM. Kalau kita berikan kredit, maka usahanya bisa menggeliat dan akhirnya mereka punya uang. Kalau punya uang, bisa nabung," tandas dia.

Reporter: Septian Deny
Sumber: Liputan6.com [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini