Bappenas: Penyusunan Perencanaan Pembangunan Didukung Riset dan Inovasi

Senin, 21 Juni 2021 14:45 Reporter : Idris Rusadi Putra
Bappenas: Penyusunan Perencanaan Pembangunan Didukung Riset dan Inovasi pertumbuhan ekonomi. merdeka.com /Arie Basuki

Merdeka.com - Pemerintah Jokowi tengah menyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2022. Fokus pemerintah untuk tahun depan yaitu pemulihan ekonomi dan reformasi struktural.

Dalam penyusunan RKP 2022, Pemerintah Indonesia pun menyadari pentingnya ilmu pengetahuan dan inovasi, saat ini mengutamakan pendekatan knowledge-based economy dalam merumuskan kebijakan-kebijakan strategis. Salah satunya tercermin dalam proses penyusunan RKP 2022.

Bappenas sebagai ujung tombak perencanaan pembangunan nasional menyampaikan bahwa dalam proses penyusunan perencanaan pembangunan, Pemerintah telah menggunakan pendekatan teknokratis yang didukung oleh riset dan inovasi sebagai tumpuan utama. Tujuannya adalah untuk menghasilkan perencanaan yang tematik, holistik, integratif dan spasial (THIS).

Kepala Biro Humas dan Tata Usaha Pimpinan Kemen PPN/Bappenas, Parulian Silalahi mengatakan, proses perencanaan tersebut menghasilkan Major Project (MP) yang tertuang dalam RKP 2022.

"Terdapat 45 MP, dengan penekanan pada 13 MP prioritas, yakni (1) Kawasan Industri Prioritas dan Smelter, (2) Pengelolaan Terpadu UMKM, (3) Akselerasi Pengembangan Energi Terbarukan dan Konservasi Energi, (4) Food Estate (Kawasan Sentra Produksi Pangan), (5) Destinasi Pariwisata Prioritas, (6) Major Project di Wilayah Papua, (7) Pembangunan Ibu Kota Negara, (8) Reformasi Sistem Perlindungan Sosial, (9) Reformasi Sistem Kesehatan, (10) Reformasi Pendidikan Keterampilan, (11) Jaringan Pelabuhan Utama Terpadu, (12) Transformasi Digital, dan (13) Pembangunan Fasilitas Pengelolaan Limbah B3," kata Parulian saat dihubungi di Jakarta.

Mengutip laman facebook Bappenas, Bappenas telah melakukan terobosan penting, yaitu memperkenalkan Pertemuan Multipihak Tingkat Menteri sebagai penguatan trilateral meeting dan menjalankan fungsi clearing house pembangunan nasional. Dipimpin oleh kepala Bappenas, pertemuan ini bertujuan untuk memastikan sinkronisasi perencanaan program dan dukungan penganggaran pembangunan di 2022.

Tantangan nasional akan datang silih berganti. Ke depannya, perencanaan strategi pembangunan yang mutakhir harus bersandar pada pengetahuan dan inovasi agar mampu mengelola pembangunan ekonomi dan sosial yang merata, berkelanjutan, dan produktif. Pemanfaatan pengetahuan dan inovasi harus didukung dengan keterlibatan multi aktor agar visi pergeseran ekonomi ekstraktif menjadi ekonomi inklusif berbasis pengetahuan dapat tercapai. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Bappenas
  3. Pertumbuhan Ekonomi
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini