Bank milik Hary Tanoe pecat 120 pegawai, OJK sebut restrukturisasi

Senin, 28 September 2015 18:32 Reporter : Sri Wiyanti
Bank milik Hary Tanoe pecat 120 pegawai, OJK sebut restrukturisasi MNC Bank. ©2014 merdeka.com

Merdeka.com - Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terus terjadi akhir-akhir ini. Sektor perbankan dalam negeri masih aman dari PHK massal.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad mengatakan, OJK belum mendapat laporan mengenai adanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di sektor perbankan.

Menurutnya, sejauh ini laporan yang diterimanya bukan PHK melainkan restrukturisasi perusahaan. Seperti yang dilakukan bank milik taipan Hary Tanoesoedibjo, PT Bank MNC Internasional Tbk. MNC Bank menutup 30 kantor cabang mikro di akhir 2014.

Belum lagi CIMB Niaga yang tawarkan pensiun dini bagi karyawannya. Serta Bank Danamon yang disinyalir mulai mengurangi jumlah karyawan.

"Belum semua masuk. Tapi Informasi yang saya terima bukan PHK, tapi karena ada restrukturisasi. Restrukturisasi organisasi diperlukan karena mengantisipasi perkembangan," kata Muliaman di Menara Merdeka, Jalan Budi Kemulyaan, Senin (28/9).

Muliaman menegaskan, OJK mengimbau perbankan tidak ikut-ikutan melakukan PHK massal. Apalagi di tengah kondisi ekonomi yang sulit seperti saat ini.

"Tapi kalau pun lakukan juga tidak bersifat mandatory tapi voulentery atau sukarela dengan kompensasi yang memadai. Kalau dia mau stay ya stay saja jadi tidak Ada yang dipaksakan. Artinya kalau dia mau secara sukarela silakan," jelas Muliaman.

"Iya itu dalam rangka restrukturisasi. Sekali lagi itu tidak mandatory," tuturnya. [noe]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini