Bank Mantap Terbitkan Obligasi Rp1 T, Tawarkan Bunga 7,9 dan 8,2 Persen

Rabu, 27 November 2019 10:37 Reporter : Merdeka
Bank Mantap Terbitkan Obligasi Rp1 T, Tawarkan Bunga 7,9 dan 8,2 Persen Direktur Bank Mantap Nurkholis saat penerbitan obligasi. ©2019 Liputan6.com/Athika Rahma

Merdeka.com - Bank Mandiri Taspen atau Bank Mantap catatkan obligasi perdana sebesar Rp1 triliun yang merupakan bagian dari Penerbitan Umum Berkelanjutan (PUB) tahap 1 tahun 2019. Dalam penerbitan obligasi ini, Bank Mantap turut mencatatkan permintaan sebesar Rp2,8 triliun atau 2,8 kali melebihi target yang diharapkan dari para investor.

Jumlah emisi dalam dua seri obligasi PUB Tahap 1 yang ditawarkan, Seri A dengan kupon 7,90 persen bertenor 3 tahun memiliki nilai emisi Rp700 miliar. Sedangkan, Seri B dengan kupon 8,20 persen bertenor 5 tahun memiliki nilai emisi Rp300 miliar.

"Para investor pemegang obligasi akan mendapat pembayaran kupon pertamanya pada 20 Februari 2020 untuk Seri A dan 26 Februari 2020 untuk Seri B," ujar Direktur Bank Mantap, Nurkholis, di Gedung Bursa Efek Indonesia, Rabu (27/11).

Sementara, komposisi emisi investor institusi ialah 99 persen dan investor ritel ialah 1 persen. Obligasi ini diterbitkan dalam rangka mendukung ekspansi bisnis perusahaan. Khususnya penyaluran kredit yang ditargetkan tumbuh Rp20,46 triliun hingga akhir tahun.

Sebagai informasi, posisi penyaluran kredit hingga akhir Oktober sudah mencapai Rp19,47 triliun. Direktur Bank Mantap, Paulus Endra S, menambahkan pertumbuhan kredit tertinggi ada pada segmen pensiunan yang mencapai 37,4 persen.

"Diharapkan penyaluran kredit tersebut menjadi mesin utama Bank Mantap untuk memperoleh laba akhir tahun yang diproyeksi sebesar Rp400 miliar," ungkap Paulus.

1 dari 1 halaman

Bank Mantap Incar Pertumbuhan Kredit 40 Persen di 2019

Bank Mantap menargetkan pertumbuhan kredit di tahun depan mencapai 40 persen, seiring dengan penguatan modal dari suntikan dana yang diberikan oleh Bank Mandiri dan Taspen sebesar Rp500 miliar.

Direktur Utama Bank Mantap Josephus K Triprakoso mengatakan, hingga akhir tahun ini, penyaluran kredit yang dilakukan oleh Bank Mantap diperkirakan akan mencapai Rp15,7 triliun. Angka ini naik 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

"(Kredit) Rp15,7 triliun sampai akhir tahun. Sekarang sudah hampir Rp15 triliun. (Tumbuh) Di atas 50 persen," ujar dia di Jakarta, Selasa (18/12).

Dia mengungkapkan, dari jumlah kredit tersebut, sebagian besar disalurkan kepada para pensiunan. Sedangkan hanya sebagian kecil untuk sektor ritel. "90 persen ke pensiunan. Sisanya retail," kata dia.

Sedangkan untuk tahun depan, Josephus menargetkan pertumbuhan kredit Bank Mantap bisa mencapai 40 persen. Salah satunya didorong oleh suntikan dana sebesar Rp500 miliar tersebut.

"(Tahun depan) 30 persen-40 persen. (Suntikan) Rp500 miliar, porsinya yang pasti mendukung ekspansi kita tahun 2019. Antara lain untuk membuka jaringan, ekspansi kredit," tandas dia.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6

[bim]

Baca juga:
Bank Index Luncurkan Internet Banking Khusus Pengusaha, Ini Sederet Keunggulannya
Cicil Utang Rp28 Triliun, Bulog Jual Beras ke Bank BNI dan BRI
Bank BTN Raih Potensi Kredit Baru Rp4,54 Triliun di Gelaran IPEX 2019
Agustus 2019, Aset BPR-BPRS Tumbuh 9,47 Persen jadi Rp143 Triliun
Langkah Bank DKI Perluas Penggunaan Sistem Transaksi Non Tunai
Tingkatkan Penyaluran Kredit, BTN Rambah Pembiayaan Paket Wisata Dalam & Luar Negeri
Pahala Mansury Jadi Dirut BTN

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini