Bank Mandiri: Barclays Konfirmasi Gugatan Rp 800 Triliun Itu Hoaks

Jumat, 30 Agustus 2019 13:54 Reporter : Merdeka
Bank Mandiri: Barclays Konfirmasi Gugatan Rp 800 Triliun Itu Hoaks Bank Mandiri. ©Istimewa

Merdeka.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk melaporkan Barclays Bank telah mengonfirmasi bahwa gugatan warga negara Swedia bernama Michael Olsson terkait pengiriman dana sebesar 50 miliar euro atau sekitar Rp 800 triliun yang tak tercatat di perbankan tersebut merupakan informasi tak benar alias hoaks. Pihaknya telah mendapat pernyataan resmi dari Barclays Bank melalui email terkait pernyataan yang dianggap palsu tersebut.

"Ini email Bank Mandiri formal dengan Barclays Bank. Barclay Bank bilang ini palsu, ignore saja ini, jangan dipercaya. Ini baru 2-3 hari ini karena kita minta konfirmasi by email dengan Barclays Bank dari Unit International Banking kami yang mempunyai koresponden dengan Barclays," jelas Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas, di Plaza Mandiri, Jakarta, Jumat (30/8).

Bukti kuat lainnya, dia memaparkan, Kartu Izin Tinggal Sementara atau KITAS di Indonesia atas nama Olsson Bo Michael sudah tidak berlaku. "Ini 2017 sudah expired. Tidak tahu dia belum kasih yang baru ke bank, tapi data di bank seperti ini,"

"Kami tegaskan lagi ini bukan sekedar hoaks. Ada sistematika atau benang merah yang mungkin perlu diteliti lebih lanjut. Dan kami akan laporkan juga Olsson ini kepada kepolisian karena bukti-bukti kami sangat kuat," dia menegaskan.

Menindaki kasus ini, Rohan menyatakan bakal menembus permasalahan ini hingga ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) yang membawahi sektor imigrasi atau ketenagakerjaan.

"Ini kan orang asing, bank ini bank terbesar, berita Rp 800 triliun yang hoaks itu bisa menyebabkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap perbankan. Tapi kami akan laporkan pasal-pasal yang tidak sekedar pencemaran nama baik (Bank Mandiri), tapi pasal yang lebih menyangkut mengganggu perekonomian nasional," tutur dia.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com [bim]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini