Bank Indonesia Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2020

Kamis, 19 Maret 2020 16:43 Reporter : Anisyah Al Faqir
Bank Indonesia Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2020 Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. ©2019 Merdeka.com/Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Bank Indonesia merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahu 2020 menjadi 4,2 persen - 4,6 persen. Angka ini menurun dibandingkan sebelumnya yang diproyeksikan ada dikisaran 5,0 persen - 5,4 persen.

"Bank Indonesia merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2020 dari 5,0 persen sampai 5,4 persen menjadi 4,2 persen sampai 4,6 persen," kata Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (19/3).

Penurunan proyeksi ini merupakan akibat dari melambatnya pertumbuhan ekonomi akibat penyebaran virus corona di dunia.Sehingga menurunkan prospek pertumbuhan ekspor barang Indonesia. Padahal dalam catatan Bank Indonesia pada Februari 2020 meningkat didorong ekspor batu bara, CPO, dan beberapa produk manufaktur.

Ekspor jasa terutama sektor pariwisata diprakirakan juga menurun. Hal ini terjadi akibat terhambatnya proses mobilitas antar negara yang dilakukan sebagai upaya memitigasi risiko perluasan virus corona.

"Covid-19 memberikan tantangan bagi upaya mendorong momentum pertumbuhan ekonomi domestik," ujar Perry.

Investasi non bangunan juga berisiko melambat. Ini dipengaruhi menurunnya prospek ekspor barang dan jasa serta terganggunya rantai produksi.

1 dari 1 halaman

Apresiasi Stimulus Pemerintah

pemerintah rev1

Bank Indonesia mengapresiasi langkah stimulus fiskal Pemerintah dalam meminimalkan dampak covid-19. Juga terhadap rencana penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah serentak.

"Diprakirakan dua cara ini dapat menopang prospek pertumbuhan ekonomi," kaya Perry.

Pasca berakhirnya dampak virus asal Wuhan di China ini Bank Indonesia optimis pertumbuhan ekonomi domestik akan membaik. Pada 2021 diprakirakan kembali meningkat menjadi 5,2 persen - 5,6 persen.

Hal ini bakal terwujud karena dipengaruhi upaya pemerintah memperbaiki iklim investasi melalui RUU Cipta Kerja dan Perpajakan. Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan OJK untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran covid-19.

Bank Indonesia juga perlu memantau dampak virus ini terhadap Indonesia dari waktu ke waktu. Termasuk langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

"Serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan," kata Perry. [idr]

Baca juga:
Bank Indonesia Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Global Turun Jadi 2,5 Persen
Ekonomi Jawa Barat Berpotensi Turun Akibat Virus Corona
Pemerintah Diminta Fokus Tangani Virus Corona, Lebih Efektif Dampaknya ke Ekonomi
Pemerintah Pakai Gojek dan Grab Salurkan Bantuan Sembako

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini