Bank Indonesia Siapkan Rp105 T Penuhi Kebutuhan Uang Tunai Natal dan Tahun Baru

Selasa, 17 Desember 2019 10:40 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Bank Indonesia Siapkan Rp105 T Penuhi Kebutuhan Uang Tunai Natal dan Tahun Baru Rupiah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) menyiapkan uang tunai sebesar Rp105 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat jelang Natal dan Tahun Baru 2020. Bank Indonesia menyediakan 1414 titik layanan penukaran uang di seluruh wilayah NKRI termasuk di daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Terpencil) s.d. 31 Desember 2019.

"Menjelang Hari Raya Natal dan akhir tahun 2019, Bank Indonesia memperkirakan adanya peningkatan kebutuhan uang kartal (uang kertas dan logam), sesuai pola musiman, ujar BI dikutip dari laman resminya, Selasa (17/12).

Khusus periode Natal dan akhir tahun 2019, BI memperkirakan kebutuhan uang tunai secara nasional mengalami peningkatan hingga mencapai Rp105 triliun atau meningkat 7,2 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Adapun uang tersebut terdiri dari pecahan Uang Pecahan Besar (UPB) dan Uang Pecahan Kecil (UPK) masing-masing sebesar Rp100,7 triliun dan Rp4,3 triliun.

"Bank Indonesia mengantisipasi kebutuhan uang tunai dan kegiatan transaksi sistem pembayaran menjelang Natal dan akhir tahun 2019 dengan mempersiapkan layanan kas, baik melalui jaringan kantor Bank Indonesia maupun jaringan perbankan, dan infrastruktur sistem pembayaran nontunai yang lancar dan terjaga."

1 dari 1 halaman

Optimalkan Sistem Pembayaran Nontunai

Untuk memastikan kegiatan transaksi nontunai berjalan dengan lancar dalam mendukung kegiatan ekonomi masyarakat, Bank Indonesia juga terus mengoptimalkan sistem pembayaran nontunai yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia melalui Sistem Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS) dan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI).

Bank Indonesia telah melaksanakan pengujian terhadap seluruh infrastruktur guna memastikan terselenggaranya layanan sistem pembayaran secara aman, lancar dan efisien khususnya apabila terjadi peningkatan volume transaksi pada akhir tahun. Bank Indonesia juga terus berkoordinasi dengan peserta sistem pembayaran, guna memastikan optimalnya kegiatan sistem pembayaran.

Bank Indonesia juga mendorong masyarakat menukarkan uangnya di lokasi penukaran resmi untuk mencegah risiko uang palsu dan untuk menjaga kualitas uang. Masyarakat diimbau agar selalu memperhatikan ciri keaslian Rupiah dengan dilihat, diraba dan diterawang serta merawat Rupiah dengan 5 Jangan (Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Distapler, Jangan Diremas, Jangan Dibasahi).

[bim]

Baca juga:
Oktober 2019, Utang Luar Negeri Indonesia Meroket Jadi Rp5.614 Triliun
Nilai Tukar Rupiah Tak Beranjak dari Level Rp14.000-an per USD
Pelaku Usaha Masih Wait and See, Investasi RI Melambat di Kuartal III-2019
Ramalan Bank Indonesia Jika Pemerintah Naikkan Tarif Listrik di 2020
Bank Indonesia Beri Sinyal Turunkan Suku Bunga di 2020
BI: Selama Jadi Negara Berkembang, Indonesia Butuh Modal Asing
November 2019, Cadangan Devisa Turun Tipis Menjadi USD126,6 Miliar

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini