Bank Indonesia Rampungkan Aturan Perdagangan Pakai Rupiah dengan China

Kamis, 22 Juli 2021 17:39 Reporter : Merdeka
Bank Indonesia Rampungkan Aturan Perdagangan Pakai Rupiah dengan China Gubernur BI Perry Warjiyo. ©2020 Humas Bank Indonesia

Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) telah menyelesaikan aturan teknis dalam Local Currency Settlement (LCS) atau kerja sama transaksi perdagangan bilateral dengan China menggunakan mata uang lokal Rupiah-Yuan.

Kontrak kerja sama ini disalin dalam nota kesepahaman antara BI dan People's Bank of China (PBOC) pada Oktober 2020, yang target dilaksanakan pada Juli 2021.

"Dapat kami sampaikan kabar gembira, seluruh persyaratan maupun teknis operasional LCS antara China dan Indonesia sudah selesai. Bahkan juga untuk mekanisme operasional penunjukan bank sudah selesai sampai mekanisme teknis," jelas Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Kamis (22/7).

Perry mengatakan, BI juga sudah melakukan sosialisasi LCS dengan kementerian/lembaga dan dunia usaha untuk mendukung ekspor. "Peluang ekspor bagus, termasuk ekspor ke China. InsyaAllah LCS kontribusi dorong ekspor," ujar Perry.

Selain itu, Perry menjelaskan, implementasi LCS juga akan disatukan dengan program-program pendalaman pasar uang.

"Bank-bank yang ditunjuk untuk LCS ini tidak hanya memfasilitasi pembayaran perdagangan dan investasi menggunakan Yuan dan Rupiah. Tapi kami arahkan untuk melakukan implementasi berbagai program pendalaman pasar uang," tuturnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [idr]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Bank Indonesia
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini