Bank Indonesia Catat Rupiah Melemah 0,29 Persen Hingga 21 Juli 2021

Kamis, 22 Juli 2021 15:12 Reporter : Anggun P. Situmorang
Bank Indonesia Catat Rupiah Melemah 0,29 Persen Hingga 21 Juli 2021 Gubernur BI, Perry Warjiyo. ©2020 Humas Bank Indonesia

Merdeka.com - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengatakan, pergerakan nilai tukar Rupiah relatif terkendali, di tengah kembali meningkatnya ketidakpastian di pasar keuangan global. Nilai tukar Rupiah pada 21 Juli 2021 melemah 0,29 persen secara point to point dan 1,14 persen secara rerata dibandingkan dengan level akhir Juni 2021.

"Perkembangan nilai tukar Rupiah tersebut dipengaruhi penyesuaian aliran modal keluar dari negara berkembang yang didorong oleh perilaku flight to quality, di tengah pasokan valas domestik yang masih memadai," katanya, Kamis (22/7).

Dengan perkembangan tersebut, Rupiah sampai dengan 21 Juli 2021 mencatat depresiasi sekitar 3,39 persen (ytd) dibandingkan dengan level akhir 2020, relatif lebih rendah dibandingkan depresiasi dari mata uang sejumlah negara berkembang lainnya.

"Lebih rendah dibanding level akhir 2020 relatif lebih rendah dibanding depresiasi mata uang sejumlah negara berkembang lainnya seperti Filipina, Malaysia, dan Thailand," jelas Perry.

Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah sesuai dengan fundamentalnya dan bekerjanya mekanisme pasar, melalui efektivitas operasi moneter dan ketersediaan likuiditas di pasar.

Baca Selanjutnya: BI Berencana Terbitkan Mata Uang...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini