Bank Dunia catat 9 juta WNI kerja di luar negeri

Selasa, 28 November 2017 14:46 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Bank Dunia catat 9 juta WNI kerja di luar negeri bank dunia. worldbank.org

Merdeka.com - Country Director Bank Dunia untuk Indonesia Rodrigo A. Chaves mengungkapkan migrasi tenaga Indonesia turut memberikan dampak bagi bagi perekonomian negara. Sebab, pekerja Indonesia yang bekerja di luar negeri dapat memperoleh penghasilan 6 kali lebih tinggi dari penghasilannya di dalam negeri.

Berdasarkan data Bank Dunia, pada tahun 2016 total transfer uang yang dilakukan pekerja asing ke penerima di negara asalnya(remitansi) mencapai USD 8,9 miliar atau Rp 118 triliun, atau setara 1 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Sementara itu, saat ini terdapat 9 juta warga Indonesia yang bekerja di luar negeri atau setara dengan 7 persen dari total angkatan kerja Indonesia.

"Bagi 70 persen pekerja migran bekerja di luar membantu mereka meningkatkan kesejahteraan. Bagi 80 persen pekerja migran wanita, migrasi menjadi pintu masuk ke pasar tenaga kerja berbayar," katanya di SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (28/11).

Lebih jauh, dia mengatakan migrasi tenaga kerja memberikan dampak signifikan secara ekonomi. Menurutnya, pekerja Indonesia yang bekerja di luar negeri dapat memperoleh penghasilan 6 kali lebih tinggi dari penghasilannya di dalam negeri.

Ada pun komposisi jenis pekerjaan yang digeluti antara lain, 32 persen bekerja sebagai PRT atau pengasuh anak, 19 persen pekerja pertanian, 18 persen pekerja konstruksi, 8 persen pekerja pabrik, 6 persen perawat lansia, 4 persen pekerja toko/restoran/hotel, 2 persen supir, dan 0,5 persen pekerja di kapal pesiar. [azz]

Baca juga:
Perusahaan furniture AS bangun pabrik senilai Rp 1,35 T di Indonesia
Sri Mulyani catat kontribusi ekonomi digital terhadap PDB hanya 7,3 persen
Tingkatkan daya saing, Indonesia harap jadi anggota IMO 2018-2019
Realisasi penerimaan pajak Jateng Rp 21 triliun dari target Rp 31 triliun
Ketua HKTI: Indonesia akan salip India jadi penghasil kelapa terbesar dunia
Kemenperin minta insentif fiskal untuk industri vokasi, ini kata Sri Mulyani
Alasan Sri Mulyani gratiskan biaya balik nama aset peserta Tax Amnesty

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini