Bank BRI Dukung Ekonomi Kerakyatan Melalui Penyaluran KUR Ketahanan Pangan

Kamis, 28 Februari 2019 11:32 Reporter : Lia Nindya Putri Ruslan
Bank BRI Dukung Ekonomi Kerakyatan Melalui Penyaluran KUR Ketahanan Pangan Bank BRI Dukung Ekonomi Kerakyatan melalui Penyaluran KUR Ketahanan Pangan. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI kembali menyelenggarakan kegiatan penguatan ketahanan pangan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor pertanian dan peternakan rakyat. Bank BRI, anggota Himpunan Bank-Bank Milik Negara (HIMBARA), serta bank penyalur KUR lainnya hadir sebagai undangan dalam kegiatan tersebut.

Acara yang digelar di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Rabu (27/2), tersebut dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo yang didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Darmin Nasution dan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) RI A.A.G. Ngurah Puspayoga KUR Ketahanan Pangan merupakan salah satu program KUR Pemerintah dalam bentuk dukungan pembiayaan kepada petani (termasuk peternak), baik modal kerja maupun investasi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Darmin Nasution (tengah) menyerahkan KUR BRI sektor pertanian senilai total Rp 525 juta kepada dua petani secara simbolis pada rangkaian acara penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor pertanian dan peternakan rakyat. Bank BRI, anggota Himpunan Bank-Bank Milik Negara 2019 Merdeka.com


Melalui program ini, diharapkan dapat membantu para petani dalam meningkatkan skala ekonomi usahanya sehingga dapat mendorong terwujudnya ketahanan pangan nasional.

"Sejak tahun 2015 2018 lalu, kami telah menyalurkan KUR Ketahanan Pangan sebesar 53,6 triliun kepada lebih dari 3,2 juta petani. Penyaluran tersebut didominasi oleh sektor pertanian tanaman perkebunan (33 persen), pertanian padi (20 persen), pertanian buah dan sayuran (15 persen), budidaya sapi potong (11 persen) dan pertanian palawija (9 persen), sedangkan 12 persen lainnya merupakan gabungan dari peternakan unggas (3 persen), domba atau kambing potong (3 persen), pertanian perkebunan peternakan atau mixed farming (3 persen), dan lain-lain (3 persen). Hal ini selaras dalam mendukung program pengembangan komoditas pangan strategis yang menjadi prioritas pemerintah diantaranya padi, jagung, kedelai, bawang, cabai, daging sapi, dan gula," ungkap Direktur Mikro dan Kecil Bank BRI Priyastomo yang turut hadir dalam acara tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Bank BRI menyalurkan KUR senilai Rp 525 juta secara simbolis kepada 2 debitur KUR masing-masing KUR Mikro Rp 25 juta dan KUR Kecil Rp 500 juta, juga menyalurkan KUR dengan total Rp 9,33 milyar untuk 300 peserta yang merupakan petani dan peternak dengan nilai plafond bervariasi mulai Rp 5 juta hingga Rp 300 juta. Selain itu Bank BRI berkesempatan pula menyerahkan CSR berupa bantuan renovasi bangunan Pondok Pesantren Miftahul Huda sebesar Rp 248 juta.

"Kami berupaya untuk terus hadir dalam menyukseskan program-program ekonomi kerakyatan yang diinisiasi pemerintah seperti Kewirausahaan Pertanian, KUR Ketahanan Pangan, Rumah Kreatif BUMN dan Kartu Tani. Hal ini sebagai wujud nyata komitmen Bank BRI dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa dan tercapainya swasembada pangan dalam rangka ketahanan pangan nasional yang akhirnya turut meningkatkan kesejahteraan para petani Indonesia," imbuh Priyastomo.

Khusus untuk wilayah Kabupaten Tasikmalaya telah dilakukan berbagai dukungan dari BRI untuk memajukan ekonomi kerakyatan. Diantaranya, dukungan yg diberikan oleh Bank BRI kepada PT. Mitra Desa Bersama (MDB) Cisuka berupa 1 unit truk roda 6 dan 1 unit kendaraan pick up. Selain itu, Bank BRI juga memiliki Rumah Kreatif BUMN (RKB) di Tasikmalaya bernama

Rumah Kreatif Tasikmalaya yang sudah memiliki anggota sebanyak 1.518 UMKM termasuk para petani. Keberadaan Rumah Kreatif ini diharapkan dapat membantu pengembangan bisnis dan peningkatan jejaring pemasaran produk pertanian petani. Tercatat sampai dengan 31 Desember 2018 lalu, KUR Ketahanan Pangan yang telah disalurkan Bank BRI di wilayah Tasikmalaya sebesar Rp 44,7 miliar.

Direktur Mikro & Kecil Bank BRI Priyastomo (kanan) menyambut kedatangan Presiden RI Joko Widodo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam rangkaian acara penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor pertanian dan peternakan rakyat.2019 Merdeka.com



Sepanjang tahun 2018 yang lalu Bank BRI telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat dengan total mencapai Rp 80,2 triliun kepada lebih dari 3,9 juta debitur di seluruh Indonesia. Apabila di total, sejak tahun 2015 hingga 2018 jumlah KUR yang telah disalurkan BRI mencapai Rp 235,4 Triliun kepada lebih dari 12,6 juta pelaku UMKM.

Dengan adanya program KUR Ketahanan Pangan dan program-program ekonomi kerakyatan lainnya dapat meningkatkan ketersediaan pangan, memacu petani untuk mengembangkan usahanya, menggerakkan perekonomian petani dan dalam jangka panjang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para petani. [hhw]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini