KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Bangun pabrik baru, Honda siap serap 3.000 tenaga kerja

Sabtu, 18 Mei 2013 12:05 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
pabrik motor honda. ©astra honda motor

Merdeka.com - PT Astra Honda Motor (AHM) menyatakan pabrik baru berlokasi di Kawasan Industri Indotaisei akan mampu menyerap tenaga kerja mencapai lebih dari 3.000 tenaga kerja baru. Pembangunan pabrik baru ini untuk mengantisipasi permintaan pasar sepeda motor yang tumbuh pesat di masa mendatang.

Executive Vice President Director AHM Johannes Loman mengatakan pembangunan pabrik baru ini merupakan salah satu komitmen perusahaan untuk dapat terus memberikan nilai tambah bagi industri sepeda motor di Tanah Air.

"Pabrik baru ini akan menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja, sehingga total karyawan AHM jika pabrik ini beroperasi bisa mencapai 22.000 tenaga kerja. Lapangan kerja yang tercipta kami perkirakan bisa mencapai lebih dari setengah juta jika ditambah dengan rantai bisnis AHM di industri roda dua," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima merdeka.com di Jakarta, Sabtu (18/5).

Dalam menjalankan bisnisnya, hingga Maret 2013 AHM bisnis didukung oleh 29 main dealer dan 1.807 gerai penjualan, 3.620 gerai bengkel resmi atau Astra Honda Authorized Service Station (AHASS), serta 7.431 gerai toko spare part.

President Director PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto mengatakan perseroan memiliki optimisme dalam melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia. Karena itu, meskipun pasar sepeda motor tahun ini tidak sebaik tahun lalu, pihaknya tidak mengurangi investasi di industri otomotif.

"Kami tidak mau ketinggalan dalam mengantisipasi pasar motor karena prospek ekonomi Indonesia tetap positif, meskipun dalam jangka pendek industri akan dipengaruhi oleh kenaikan biaya tenaga kerja, melemahnya harga komoditas, persaingan di industri otomotif serta dampak dari peraturan uang muka minimum pada pembiayaan otomotif syariah," ungkapnya. [bmo]

Topik berita Terkait:
  1. Honda
  2. Ekspansi
  3. Tenaga Kerja
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.