Bahlil Lahadalia, Anak Kuli Bangunan yang Dipanggil Jokowi ke Istana

Selasa, 22 Oktober 2019 15:07 Reporter : Dwi Aditya Putra
Bahlil Lahadalia, Anak Kuli Bangunan yang Dipanggil Jokowi ke Istana Bahlil Lahadalia. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Bahlil Lahadalia bertandang ke Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/10). Bahlil dipanggil Presiden Jokowi untuk menempati salah satu pos kementerian di Kabinet Kerja Jilid II.

Namun, belum diketahui posisi menteri mana yang akan ditempati oleh Bahlil. Dia mengaku hanya dihubungi pihak Istana pada Senin (21/10) malam. "Tadi malam dihubungi protokol (Istana)," singkatnya.

Nama Bahlil sendiri sebetulnya sudah mencuat ketika Presiden Joko Widodo menghadiri Silaturahmi Nasional dan Buka Puasa Bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi). Saat memberikan sambutan, Jokowi menyebut Ketua Umum Hipmi, Bahlil Lahadalia cocok menjadi menteri Kabinet Kerja.

"Adinda Bahlil ini kelihatannya cocok jadi menteri," kata Jokowi di Ballroom Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Pernyataan Jokowi sontak membuat seluruh kader Hipmi dan undangan yang hadir bertepuk tangan. Mereka juga kompak berseru agar Bahlil Lahadalia betul-betul dipilih jadi menteri.

Jokowi melanjutkan, di matanya sosok Bahlil Lahadalia adalah pemuda yang cerdas.

"Saya lihat dari samping, dari bawah ke atas, cocok ini kelihatannya. Pintar membawa suasana dan juga ya sangat cerdas, cerdas, cerdas," ujarnya.

Jokowi meminta kader Hipmi tak kaget jika dalam lima tahun ke depan Bahlil Lahadalia ditunjuk menjadi menteri Kabinet Kerja. "Jadi kalau nanti beliau ini terpilih enggak usah kaget. Kan pas kan," ucap dia.

"Siapa yang setuju?" sambung Jokowi.

"Setuju," jawab kader Hipmi kompak.

1 dari 1 halaman

Rekam Jejak

Di balik penunjukannya sebagai seorang menteri, rekam jejak Bahlil di bidang usaha memang cukup lihai. Mengawali dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura, Papua, dia dikenal sangat aktif menjadi pengurus senat mahasiswa hingga bergabung di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Kegigihannya itu kemudian membawanya menduduki posisi puncak sebagai Bendahara Umum PB HMI.

Berlanjut pada tahun 2003, pria kelahiran Maluku Utara ini terdaftar di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) tingkat kabupaten, provinsi, hingga ke pengurus pusat.

Hingga akhirnya pada tahun 2015, lewat Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Bahlil Lahadalia ditetapkan sebagai Ketua Umum HIPMI periode 2015-2019.

Kini Bahlil memiliki 10 perusahaan di berbagai bidang di bawah bendera PT Rifa Capital sebagai holding company.

Namun siapa sangka, di balik kesuksesannya, Bahlil merupakan anak dari seorang ayah yang berprofesi sebagai kuli bangunan dan ibu sebagai tukang cuci. Dengan adanya keterbatasan tersebut, membuatnya tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan tangguh.

Kemandiriannya itu terbukti saat dia duduk di bangku sekolah dasar, dia sudah membantu perekonomian keluarga dengan menjajakan kue di sekolah. Memasuki bangku SMP, dia juga sempat menjadi kondektur, di saat SMEA. Walaupun begitu, Bahlil tetap menunjukan prestasinya di sekolah, bahkan ia pernah menjadi ketua OSIS. [idr]

Baca juga:
Bakal Jadi Menteri Lagi, Yasonna H Laoly Tiba di Istana
Menakar Keterwakilan Perempuan di Kabinet Jokowi-Ma'ruf
Co-CEO Gojek: Kami Doakan Terbaik untuk Nadiem
Bertemu Jokowi, Ida Fauziyah Bahas soal Tenaga Kerja
Menagih Terobosan Siti Nurbaya Atasi Kebakaran Hutan

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini