Bahas Investasi Saudi Aramco, Putra Raja Salman Akan Sambangi Indonesia

Selasa, 2 Juli 2019 12:28 Reporter : Dwi Aditya Putra
Bahas Investasi Saudi Aramco, Putra Raja Salman Akan Sambangi Indonesia Kilang Balongan. skyscrapercity.com

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa dalam waktu dekat Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammad bin Salman akan berkunjung ke Indonesia. Kunjungan tersebut akan dilakukan setelah finalisasi negosiasi untuk investasi Saudi Aramco di Kilang Balongan, Indramayu yang sempat batal pada 2017 lalu.

"Waktu itu Presiden Jokowi diperlakukan sangat istimewa terefleksikan dalam pertemuan berdua dan bilateral, nanti dia datang ke Indonesia tahun ini tinggal atur bulan," ujar Luhut di Kantornya, Jakarta, Selasa (2/7).

Luhut memperkirakan, jika Saudi Aramco jadi menggarap kilang Balongan, total investasi yang masuk ke Indonesia sekitar USD 7 miliar. Luhut pun optimistis proses negosiasi bakal berjalan lancar lantaran kedua belah pihak telah sepakat menunjuk satu konsultan independen untuk menentukan valuasi proyek kilang Balongan.

"(Aramco) Tetap jalan, kita lihat karena mereka sudah sepakat, kedua pihak sudah sepakat menunjuk satu konsultan independen untuk membuat valuasi, mestinya akan ketemu," ujar dia.

Selain itu, Luhut menyebut Pangeran Mohammad bin Salman juga menjanjikan bakal melakukan investasi secara besar-besaran di Indonesia. Ini dilatarbelakangi dengan terpilihnya kembali Presiden Joko Widodo pada Pemilu 2019.

"Dia menjanjikan segera masuk besar-besaran di Indonesia karena melihat terpilihnya kembali Presiden Joko Widodo yang dinilai kredibel dan mengucapkan selamat atas terpilihnya Presiden Jokowi," ujar dia.

Sebelumnya Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan bilateral dengan Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Pangeran Mohammad bin Salman. Pertemuan yang digelar di sela hari kedua KTT G20 di Intex Osaka, Jepang, tersebut antara lain membahas masalah kerjasama antar kedua negara.

Dalam pertemuan itu, isu yang diangkat Presiden Jokowi adalah kerjasama antara Pertamina dengan Aramco. Terkait hal ini, menteri luar negeri kedua negara telah membahasnya di Jeddah dan bersepakat untuk mendorong pertemuan tingkat menteri kedua negara.

Sebagai tindak lanjutnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati telah melakukan pertemuan dengan Menteri Energi Arab Saudi Khalid Al-Falih di sela-sela Pertemuan Menteri Energi KTT G20, 16 Juni 2019 di Jepang.

Diharapkan pembahasan kerjasama sudah dapat selesai pada bulan Oktober 2019 sehingga kerjasama dapat segera dilakukan. Indonesia juga siap untuk mengirimkan tim untuk membahas kerjasama lain, misalnya di bidang petrokimia. [azz]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini