AXA Financial Indonesia Bukukan Laba Rp71,8 Miliar di 2020

Kamis, 6 Mei 2021 16:51 Reporter : Anggun P. Situmorang
AXA Financial Indonesia Bukukan Laba Rp71,8 Miliar di 2020 Presiden Direktur AXA Financial Indonesia, Niharika Yadav. ©2019 Liputan6.com/Tira Santia

Merdeka.com - AXA Financial Indonesia berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 71,8 miliar termasuk hasil dari pendapatan investasi dan cadangan teknis yang kuat. Kinerja tersebut terutama didukung oleh keberhasilan perusahaan dalam mengelola biaya operasional yang lebih efisien dan optimal sejalan dengan adaptasi perusahaan dalam situasi pandemi Covid-19.

Untuk unit bisnis Syariah, perusahaan mampu mempertahankan kestabilan laba bersih setelah pajak sebesar Rp 12 miliar. Untuk memperkuat bisnis syariah, pada 2020 AXA Financial Indonesia mengoptimalkan produk asuransi Syariah dengan fitur Wakaf yang sudah dicanangkan sejak 2019 dan bekerja sama dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan Kalisa IPB sebagai mitra penggerak dan penyalur wakaf.

AXA Financial Indonesia mencatat keberhasilan kinerja keuangan sepanjang 2020 dengan mengedepankan ketangguhan dan kemampuan perusahaan untuk beradaptasi dengan cara baru dalam memenuhi kebutuhan tenaga pemasar, nasabah, dan karyawan.

"AXA Financial Indonesia tetap membukukan hasil kinerja yang kuat di tahun 2020 meskipun di tengah pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia. Kinerja keuangan diperkuat dengan implementasi strategi perusahaan yang fokus pada transformasi untuk memperkuat proposisi, dukungan dan layanan bagi nasabah, tenaga pemasar, dan mitra bisnis kami. Salah satunya dengan meningkatkan layanan nasabah melalui peningkatan digitalisasi sistem operasional," ujar Presiden Direktur AXA Financial Indonesia, Niharika Yadav, Jakarta, Kamis (6/5).

Di tengah berbagai tantangan terkait pandemi Covid-19 dan ketidakpastian situasi ekonomi yang terjadi pada 2020, AXA Financial Indonesia tetap menunjukkan neraca yang kuat dengan mencatat peningkatan total aset sebesar 3 persen dan mempertahankan posisi RBC sebesar 282 persen pada bisnis asuransi jiwa konvensional dan 10.704 persen untuk unit usaha syariah, di atas ketentuan rasio solvabilitas minimum OJK sebesar 120 persen, dengan total pendapatan premi sebesar Rp 1, 31 triliun.

Di 2020, AXA Financial Indonesia telah membayarkan total klaim sebesar Rp 327,9 miliar termasuk Rp 14,8 miliar terkait Covid-19 sebagai komitmen perusahaan untuk memberikan proteksi kepada nasabah terlebih di tengah situasi pandemi.

"Posisi keuangan AXA Financial Indonesia yang solid di tahun 2020 yang penuh tantangan menunjukkan ketangguhan perusahaan dalam memastikan pertumbuhan dan kemajuan perusahaan di masa depan," ujar Chief Financial Officer AXA Financial Indonesia, Bukit Rahardjo.

Baca Selanjutnya: Transformasi Bisnis...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini