Asuransi Kesehatan, Buat Tenang Saat Krisis Datang

Selasa, 30 Maret 2021 16:01 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Asuransi Kesehatan, Buat Tenang Saat Krisis Datang Vaksin Corona Covid 19. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Indri menghembuskan napas lega. Dia baru saja menyelesaikan proses administrasi rumah sakit untuk perawatan suaminya. Satu beban terangkat dari pundaknya. Sebab, dia tidak perlu membayar seluruh biaya.

"Alhamdulillah tercover asuransi," ucap Indri di salah satu rumah sakit bilangan Jakarta Selatan.

Indri sangat bersyukur sang suami memiliki asuransi kesehatan. Terlebih di kala pandemi seperti saat ini. Dia tidak perlu mengeluarkan dana besar untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang menenangkan.

Perlunya memiliki asuransi di kala krisis kesehatan dan ekonomi diamini oleh perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia Andy Nugroho. Di mana, asuransi kesehatan sebagai perlindungan dan proteksi.

"Asuransi kesehatan penting sekali," ujarnya pada merdeka.com.

Menurutnya, asuransi kesehatan milik pemerintah maupun swasta sama-sama penting dimiliki untuk mengantisipasi kejadian tak terduga. Apalagi di masa krisis kesehatan seperti saat ini.

Andy menambahkan, bagi pekerja yang sudah memiliki BPJS Kesehatan, dia merasa tidak masalah memiliki asuransi kesehatan lain dari swasta. Karena memang, asuransi swasta akan memiliki pelayanan yang berbeda dari milik negara.

"Memang asuransi swasta ada fasilitas yang lebih nyaman. Sampai perawatan di rumah bisa dicover. Bahkan, ada yang sampai cover perawatan di luar negeri," ucapnya.

Berkaca pada pentingnya memiliki asuransi kesehatan, lanjut Andy, maka masyarakat perlu mengalokasikan anggaran dalam pengeluaran bulanan. Dia menganjurkan mengalokasikan setidaknya 10 persen pengeluaran bulanan untuk asuransi kesehatan.

"Besaran ini bisa untuk pekerja berpenghasilan tetap ataupun tidak. Pun, yang berwirausaha," jelas Andy.

Direktur Kepatuhan AXA Mandiri Financial Services, Rudy Kamdani menyatakan, pandemi Covid-19 telah mendorong kenaikan minat masyarakat terhadap produk finansial termasuk asuransi jiwa. Ini menjadi peluang, khususnya bagi AXA Mandiri yang berfokus pada bisnis asuransi kesehatan dan jiwa.

Kondisi ini bersamaan pula dengan ekspansi digital yang membuka peluang masyarakat untuk menyusun prioritas masa depan. Oleh karena itu, hal ini perlu didorong dengan edukasi dan literasi bagi konsumen yang hendak memiliki asuransi jiwa dan kesehatan.

"Dari kondisi sekarang kita jadi paham pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang melalui asuransi," ujar Rudy.

infografis pentingnya asuransi kesehatan di masa krisis
©2021 Merdeka.com

Deputi Direktur Pengawasan Asuransi II Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kristianto Andi Handoko mengakui, pandemi Covid-19 memang mendorong kesadaran pentingnya memiliki asuransi kesehatan. Hanya saja, dia merasa OJK perlu meningkatkan pengawasan terhadap semua perusahaan asuransi dan menjaga hak konsumen. Sebab, seringnya layanan perusahaan asuransi belum optimal.

"Meskipun pengumuman kondisi pandemi membuat perusahaan asuransi tidak wajib alias bebas untuk tidak membayarkan klaim terkait sakit Covid-19 dan bahkan tidak tercantum pada klausul polis, namun pada kenyataannya ada banyak perusahaan asuransi yang masih membayarkan klaim terkait Covid-19 sebagai bukti komitmen mereka," jelas Andi.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu membenarkan bahwa, secara umum, asuransi jiwa meningkat pada periode 2015-2019. Sekalipun sempat turun pada 2018 namun menanjak naik kembali di 2019. Pada 2020, kenaikan premi asuransi terbilang cukup besar akibat pandemi Covid-19.

"Pembayaran klaim dan manfaat cenderung meningkat. Pembayaran klaim kesehatan dan meninggal dunia menjadi dua jenis klaim yang paling banyak dibayarkan," jelas Togar.

Togar menambahkan, di era digital saat ini, menjadi momentum perusahaan asuransi menggenjot literasi dan ekspansi. Misalnya, mendorong konsumen yang ingin membeli polis untuk terlebih dulu membaca lengkap, dan juga mengkritisi dengan baik produk-produk asuransi agar bisa memastikan bahwa produk ditawarkan memang sesuai dengan kebutuhan.

"Karena itu uang dan masa depan Anda, perencanaan keuangan Anda. Wajib bagi Anda bertanya ke agen dan perusahaan dengan detail."

Baca Selanjutnya: Asuransi Kesehatan Sebaiknya Dimiliki Setiap...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini