Astra klaim sumbang 80 persen ekspor otomotif Indonesia

Selasa, 28 Agustus 2018 15:12 Reporter : Merdeka
Astra klaim sumbang 80 persen ekspor otomotif Indonesia PT Astra International. ©Liputan6.com/Bawono Yadika

Merdeka.com - Presiden Direktur Astra International Tbk (ASII), Prijono Sugiarto, mengakui perusahaan cukup besar dalam melakukan impor. Namun, Prijono menambahkan perseroan juga berkontribusi besar dalam menyumbang devisa Indonesia melalui ekspor.

"Impor memang masih terjadi di bisnis Astra, terutama di bisnis alat berat. Tetapi untuk ekspor kita juga menyumbang cadangan devisa (cadev)," tuturnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (28/8).

Prijono menjelaskan, divisi otomotif menjadi salah satu kontributor ekspor terbesar Indonesia. Di mana, mencapai 80 persen dari total ekspor otomotif. "Ekspor otomotif Indonesia itu 70-80 persen datang dari Astra. Itu penyumbang cadev," ujarnya.

Menurut Prijono, sesuai arahan Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution devisa hasil ekspor harus kembali ke RI, Astra telah melakukannya. "Proceed dari ekspor itu harus masuk ke Indonesia, ini sesuai saran Pak Menko Darmin. Jadi hasil ekspor pasti bakal balik lagi ke RI," jelas dia.

Sebelumnya, pemerintah terus berupaya untuk mengurangi defisit transaksi berjalan (current account deficit) dalam negeri. Salah satu upaya pemerintah ialah menekan impor barang konsumsi dengan menaikkan tarif Pajak Penghasilan (PPh) impor 900 komoditas.

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6 [bim]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini