Asosiasi: Agen Asuransi Nakal Dapat Dipidanakan

Selasa, 23 Juli 2019 13:12 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Asosiasi: Agen Asuransi Nakal Dapat Dipidanakan Asuransi. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Togar Pasaribu mengungkapkan kasus agen asuransi nakal dapat diseret ke ranah hukum pidana. Salah satu contoh kasus agen nakal yang terjadi adalah pada perusahaan Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912.

"Tergantung case(kasus)nya dan itu bisa masuk pidana," kata dia saat ditemui di Rumah AAJI, Jakarta, Selasa (23/7).

Dia mengungkapkan hal tersebut juga sudah diatur den tertuang dalam Undang - Undang (UU) No 40 Tahun 2014 tentang perasuransian.

"Di bagian akhirnya, ada mengenai sanksi itu ada. Jadi kalau agen katakanlan membawa lari premi, lalu melakukan penipuan, itu pidana," ungkapnya.

Namun demikian, dia juga menjelaskan bahwa tidak semua pelanggaran agen termasuk kategori pidana. Namun dia tidak merinci jenis pelanggaran yang tidak termasuk pidana tersebut. "Namun ada juga yang enggak (masuk pidana), tergantung casenya," ujarnya.

Sementara itu, dia menjelaskan saat ini aturan untuk menjadi agen asuransi yang berlisensi cukup mudah. Salah satunya adalah harus terdaftar di perusahaan asuransi yang merupakan anggota dari asosiasi.

"Yang penting agennya itu mau bergabung di perusahaan asuransi dulu. jadi gak bisa langsung daftar ke kita. Harus masuk misalnya join di PT asuransi jiwa A baru kemudian PT Asuransi jiwa A itu mendaftarkan orang itu ke AAJI," jelasnya.

Dia mengungkapkan, tidak ada persyaratan khusus untuk menjadi seorang agen asuransi. Sebab profesi tersebut belum menjadi pekerjaan yang diimpikan banyak orang.

"Gak ada persyaratan pendidikan gak ada. Sejauh ini kita belum lakukan, mengapa ? karena menjadi agen asuransi itu belum menjadi cita - cita kan. Kalau kita kumpulin 1000 anak - anak tanyain satu satu, ada gak yang cita citanya jadi agen asuransi ? Mudah - mudahan ke depan ini (profesi agen asuransi) semakin dikenal semakin punya prestige," tutupnya. [did]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini