AS Khawatir Mata Uang Kripto Milik Facebook Disalahgunakan untuk Aktivitas Ilegal

Selasa, 16 Juli 2019 10:53 Reporter : Siti Nur Azzura
AS Khawatir Mata Uang Kripto Milik Facebook Disalahgunakan untuk Aktivitas Ilegal Libra, Mata Uang Kripto Besutan Facebook. ©2019 androidauthority.com

Merdeka.com - Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Steven Mnuchin mengatakan pemerintah memiliki kekhawatiran sangat serius tentang potensi risiko keamanan nasional yang mungkin ditimbulkan oleh mata uang kripto Libra Facebook terhadap sistem keuangan AS.

Sejak pengumuman bulan lalu dibuat oleh konsorsium yang dipimpin oleh anak perusahaan Facebook bahwa mata uang kripto bernama Libra sedang dalam pengembangan, Departemen Keuangan telah menyatakan kekhawatiran yang sangat serius bahwa Libra dapat disalahgunakan oleh para pencuci uang dan pemodal teroris.

"Mata uang kripto seperti Bitcoin telah dieksploitasi untuk mendukung miliaran dolar aktivitas ilegal seperti kejahatan dunia maya, penghindaran pajak, pemerasan, ransomware, obat-obatan terlarang, perdagangan manusia. Penyalahgunaan uang digital ini memang merupakan masalah keamanan nasional," kata Mnuchin dikutip Antara, Selasa (16/7).

Dengan demikian, Amerika Serikat tidak akan mengizinkan penyedia layanan aset digital untuk beroperasi dalam bayang-bayang, dan tidak akan mentolerir penggunaan mata uang kripto dalam mendukung kegiatan ilegal.

Mnuchin mengatakan bahwa aturan yang mengatur penyedia layanan uang berlaku untuk transaksi fisik dan elektronik, dan bahwa pemancar mata uang kripto tunduk pada pemeriksaan kepatuhan sama seperti setiap bank AS lainnya. Jaringan Penegakan Kejahatan Keuangan departemennya akan menampung entitas apa pun yang bertransaksi dalam Bitcoin, Libra, atau mata uang digital lain apa pun dengan standar tertinggi.

Kritik Mnuchin terhadap mata uang kripto secara umum datang ketika Presiden Donald Trump mencuit di Tweeter pada Kamis (11/7) bahwa Trump "bukan penggemar Bitcoin dan mata uang kripto lainnya, yang bukan uang, dan yang nilainya sangat fluktuatif dan didasarkan pada udara tipis."

"Kami khawatir dengan sifat spekulatif bitcoin dan akan memastikan bahwa sistem keuangan AS dilindungi dari penipuan," katanya. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini