Arcandra ingin alat pencatat penyaluran BBM tak hanya untuk BBM subsidi

Kamis, 17 Mei 2018 15:03 Reporter : Merdeka
Arcandra ingin alat pencatat penyaluran BBM tak hanya untuk BBM subsidi Arcandra Tahar. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan rencana pemasangan alat pencatat penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) pada keran penyaluran (nozzle) dari dispenser di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) ke kendaraan belum disampaikan ke ESDM.

Namun, dirinya menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, sudah seharusnya penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dicatat dengan baik menggunakan alat pencatat dengan memanfaatkan teknologi informasi.

"Belum sampai ke saya tapi alangkah baiknya kalau kita punya terukur, idenya bagus," kata Arcandra, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (17/5).

Menurut Arcandra, dengan dipasangnya alat pencatat penyaluran BBM yang terintegrasi teknologi informasi, maka penghitungan konsumsi BBM dapat dilakukan dengan akurat dan bisa dijadikan acuan penyediaan BBM yang sesuai dengan kebutuhan. Dia pun menginginkan, pencatatan tidak hanya dilakukan pada BBM bersubsidi, tetapi juga non subsidi.

"Kalau bisa semuanya jadi kita bisa berapa kebutuhan real kita, dari nozzle kan bisa," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Fanshurullah Asa mengatakan, pemasangan alat pencatat penyaluran BBM tersebut bertujuan untuk menghitung detail subsidi BBM yang dikeluarkan. Penggunaan teknologi informasi sempat dilakukan pada penyaluran BBM ke kendaraan, dengan memasangkan sistem Radio Frequency Identification (RFID).

"Kita ingin ini mengulang kembali RFID, yang batal," tandasnya.

Untuk diketahui, saat itu RFID membatasi konsumsi BBM bersubsidi, namun penerapannya gagal karena pemerintah telah mencabut subsidi BBM jenis premium dan subsidi solar tetap.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com [azz]

Topik berita Terkait:
  1. ESDM
  2. Pertamina
  3. SPBU
  4. BBM Subsidi
  5. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini