Apindo Minta Turunkan Harga BBM, Gas dan Tarif Listrik Imbas Pandemi Corona

Sabtu, 30 Mei 2020 18:00 Reporter : Merdeka
Apindo Minta Turunkan Harga BBM, Gas dan Tarif Listrik Imbas Pandemi Corona SPBU Abdul Muis. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengusulkan agar pemerintah menurunkan harga sejumlah komoditas bahan bakar minyak (BBM) industri, listrik, dan gas di tengah kondisi perekonomian Indonesia yang lesu saat ini. Apindo menilai tingginya harga BBM di Indonesia sebagai bahan baku utama industri, menjadikan rendahnya daya saing bagi industri nasional.

Terlebih harga minyak dunia juga telah mengalami penurunan di bawah USD 20/barel di tengah pandemi COVID-19. Ketua Umum APINDO, Hariyadi Sukamdani, menekankan pentingnya memastikan keberlangsungan usaha di tengah terpuruknya perekonomian saat ini akibat COVID-19.

"Keberlangsungan usaha dapat diupayakan, salah satunya dengan menurunkan harga BBM industri sebagai efisiensi produksi," paparnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/5).

Apindo juga menyoroti tarif premium listrik yang dibebankan secara penuh kepada dunia usaha, sementara sejumlah industri saat ini belum beroperasi 100 persen. Atas kondisi tersebut, Apindo mengusulkan adanya penghapusan biaya premium-rekening minimum pemakaian listrik 40 jam menyala, termasuk untuk pelanggan industri premium 235 jam yang menyala selama masa pandemi COVID-19.

Kedua, penghapusan mekanisme tagihan minimum gas oleh PGN, yang akan sangat meringankan beban biaya industri, mendapatkan flexibilitas untuk membayar energi sesuai dengan konsumsi gas yang mengikuti pemakaian dalam proses manufaktur.

Ketiga, penundaan pembayaran 50 persen tagihan PLN hingga Desember 2020 dengan jaminan cicilan berupa giro mundur selama 12 bulan. Terakhir, penghapusan denda keterlambatan.

Baca Selanjutnya: Harga Gas USD 6 Mmbtu...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini