Apindo Minta Mogok Kerja Tak Ganggu Bisnis

Kamis, 25 November 2021 19:45 Reporter : Anisyah Al Faqir
Apindo Minta Mogok Kerja Tak Ganggu Bisnis Hariyadi Sukamdani Ketua Umum Apindo. ©2021 Merdeka.com/Ihwan Fajar

Merdeka.com - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hariyadi Sukamdani menilai demonstrasi merupakan bagian dari hak asasi manusia untuk menyatakan pendapatan. Asalkan aksi unjuk rasa tersebut tidak mengganggu proses bisnis perusahaan tempat pekerja bekerja.

"Asalkan jangan sampai mengganggu (proses bisnis), itu tidak biasa," kata Hariyadi dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (25/11).

Menurut Hariyadi, mogok kerja merupakan aksi gagalnya perundingan antara pekerja dengan pemberi kerja. Sementara mogok kerja yang akan dilakukan para buruh menyikapi kebijakan pemerintah terkait kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP).

"Ini sudah ada regulasinya," kata Hariyadi.

Untuk itu dia meminta aksi-aksi yang dilakukan para pekerja harus juga mengikuti aturan yang ada. Dia tak mau hak yang digunakan pekerja bertentangan dengan hak yang juga dimiliki pengusaha.

"Jangan sampai mengganggu bisnis, karena pengusaha juga punya hak untuk menjaga stabilitas bisnisnya," kata dia.

Sebagai informasi, kalangan buruh direncanakan akan melakukan aksi mogok nasional pada 6 - 8 Desember 2021. Aksi mogok kerja ini untuk menuntut kenaikan UMP yang seharusnya 10 persen, namun pada tahun 2022 kenaikannya rata-rata hanya 1,09 persen. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini