AP I batalkan 38 penerbangan dari Bandara Ahmad Yani

Jumat, 14 Februari 2014 13:22 Reporter : Parwito
AP I batalkan 38 penerbangan dari Bandara Ahmad Yani Bandara daerah Ahmad Yani . ©2012 Merdeka.com/Djoko Poerwanto

Merdeka.com - Otoritas bandara, dalam hal ini Angkasa Pura I, telah memutuskan menutup dan menghentikan aktivitas penerbangan di 3 bandara yang terkena dampak hujan abu dan material vulkanik dari erupsi Gunung Kelud.

Salah satunya Bandara Internasional Ahmad Yani, Kota Semarang, Jawa Tengah yang penutupannya diumumkan secara langsung pukul 11.15 WIB.

"Kami sudah melakukan rapat dengan pihak maskapai dan harus mengambil Notice to Airman (Notam) closed karena berisiko mempengaruhi mesin pesawat. Kemudian memutuskan dengan kondisi cuaca terkini dari pengaruh erupsi abu vulkanik gunung Kelud. Maka dikeluarkan Notam closed, ditutup untuk penerbangan," tegas General Manajer (GM) Angkasa Pura 1, Priyo Jatmiko dalam jumpa persnya Jum'at(13/2) siang tadi.

Diakuinya, abu vulkanik dikhawatirkan bakal merusak mesin pesawat. Maka, mau tidak mau semua penerbangan harus dibatalkan.

"Faktor ini yang langsung berkaitan dengan kandungan partikel dalam abu vulkanik. Kondisi ini jika dipaksa penerbangannya, akan mempengaruhi keselamatan penumpang jika merusak engine alias mesin pesawat," jelasnya.

Dari total 42 jadwal penerbangan dari dan ke Bandara Ahmad Yani Kota Semarang hari ini, hanya empat penerbangan tujuan Jakarta yang berjalan normal. Sisanya dibatalkan. "38 Penerbangan lainnya terpaksa di cancel. Empat yang diberangkatkan tadi Lion dan Garuda ke Jakarta," tegasnya.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan PVMBG untuk memantau perkembangan erupsi Gunung Kelud. Jika kondisi sudah membaik dan normal, maka bandara kembali dibuka.

"Tidak menutup kemungkinan hari ini bisa dibuka kembali. Namun, harus ada evaluasi dan kajian yang mendalam,"ungkapnya.

Ditutupnya Bandara Ahmad Yani Semarang, membuat sejumlah penumpang kebingungan. Termasuk agen travel yang menyediakan jasa penerbangan luar negeri. Salah satunya agen travel Michael Calvino yang harus bersabar menunggu kepastian penerbangan. [noe]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini