Anggota DPR Soroti Minimnya Pengawasan OJK di Kasus Jiwasraya

Senin, 20 Januari 2020 16:35 Reporter : Idris Rusadi Putra
Anggota DPR Soroti Minimnya Pengawasan OJK di Kasus Jiwasraya Ilustrasi Jiwasraya. ©2020 Liputan6.com

Merdeka.com - Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra, Khilmi, menegaskan bahwa pengawasan terhadap Jiwasraya merupakan tugas dan tanggung jawab OJK sepenuhnya. Dia menilai OJK lengah terhadap pengawasan terhadap Jiwasraya.

"OJK sebagai pengawas dari bisnis keuangan, ini yang harus bertanggung jawab," ujar Khilmi di Jakarta, Senin (20/1).

OJK, kata dia, merupakan lembaga yang mempunyai wewenang untuk membuka kasus dan memberhentikan mekanisme bisnis PT Asuransi Jiwasraya ketika sudah tidak bisa membayar obligasi. Meski sudah ada indikasi bermasalah, anehnya, OJK justru tidak bertindak. Hingga akhirnya kerugian membesar dan tidak bisa diselesaikan oleh internal Jiwasraya.

"Selama ini OJK membiarkanya saja," tudingnya.

Politikus Partai Gerindra ini mengaku khawatir dengan bisnis keuangan di Indonesia saat ini. Karena OJK sebagai badan pengawasan saja tidak bisa bertindak, hingga kasus Jiwasraya merugikan banyak nasabah.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani juga mempertanyakan peran OJK dalam pengawasan perusahaan asuransi tersebut. Kata dia, sistem pengawasan bank atau lembaga keuangan seperti asuransi ada pada OJK meski ada dewan asuransi. Dia menganggap, meski sudah gaduh, OJK seolah diam seribu bahasa, tak menjelaskan secara rinci mengapa kasus itu sampai lolos dari pengawasan mereka.

Dia pun mempertanyakan sikap 'melempem' OJK yang tidak segarang Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap perusahaan plat merah itu. "Dimana akuntabilitas mereka sebagai lembaga pengawas?" tanya Asrul.

Baca Selanjutnya: Jaksa Agung Telusuri Keterlibatan OJK...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini