Anggota DPR Prediksi Indonesia Alami Resesi Ekonomi di 2020

Senin, 23 September 2019 14:43 Reporter : Anggun P. Situmorang
Anggota DPR Prediksi Indonesia Alami Resesi Ekonomi di 2020 krisis ekonomi. shutterstock

Merdeka.com - Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Gerindra Sri Meliyana memprediksi Indonesia mengalami resesi ekonomi pada 2020. Kondisi tersebut dengan melihat perkembangan ekonomi global saat ini, di mana Indonesia merupakan negara yang mudah terpengaruh kondisi global.

"Resesi ekonomi dikhawatirkan melanda Indonesia pada 2020. Ancaman krisis keuangan global dan resesi ekonomi global pada 2020 telah makin nyata. Saat ini beberapa negara mulai mengalami resesi," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Senin (23/9).

Resesi, kata Sri adalah, posisi pertumbuhan ekonomi yang terus terkontraksi atau melemah dalam dua triwulan berturut-turut. Indonesia sendiri sudah pernah mengalami resesi ketika 1998 dengan pertumbuhan ekonomi melemah dalam 5 triwulan.

"Ukuran lebih longgar dipakai pula menyebut resesi terutama dalam kasus Indonesia, yaitu laju pertumbuhan yang menurun signifikan, meskipun tidak sampai negatif sebagaimana yang terjadi di 2008," jelasnya.

Beberapa triwulan terakhir, pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh stagnan pada angka 5 persen. Pada 2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia bahkan diprediksi Bank Dunia hanya mencapai 4,9 persen artinya di bawah target pemerintah sebesar 5,3 persen.

"Bank dunia juga memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2020 sebesar 4,8 persen dengan resiko lebih rendah lagi jika kondisi global tak menentu. Dengan demikian pertumbuhan ekonomi 5,3 persen di 2020 tidak realistis," jelas Sri.

Sementara itu, faktor penyokong pertumbuhan ekonomi seperti industri pengolahan tak bisa lagi diharapkan menyumbang pertumbuhan ekonomi. Sebab, sektor itu pun terus melambat bahkan lebih lambat dibanding kondisi 2008 hingga 2009.

"Dilihat dari sektor, sektor ekonomi pengolahan Indonesia lebih sensitif terhadap penguatan dan pelemahan kondisi ekonomi. Penyebabnya antaralain porsinya yang besar dalam PDB. Faktanya industri pengolahan pun tumbuh melambat selama beberapa triwulan terakhir, terburuk dibandingkan kondisi 2008 hingga 2009," tandasnya. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini