Anggota DPR Minta Pemerintah Uji Klinis Vaksin untuk Masyarakat di Bawah 18 Tahun

Selasa, 12 Januari 2021 19:21 Reporter : Merdeka
Anggota DPR Minta Pemerintah Uji Klinis Vaksin untuk Masyarakat di Bawah 18 Tahun Ilustrasi vaksin Covid-19. ©REUTERS/Dado Ruvic/Illustration

Merdeka.com - Anggota Komisi IX DPR RI, Aliyah Mustika Ilham meminta kepada pemerintah agar vaksin Corona bisa diuji klinis untuk usia di bawah 18 tahun. Hal ini mengingat anak-anak juga merupakan usia yang rentan terjangkit Covid-19.

Diketahui, meski akan mulai digunakan secara massal di Indonesia, vaksin ini hanya bisa digunakan untuk kelompok usia 18-59 tahun. Mengingat uji klinis vaksin Sinovac untuk kelompok usia di bawah 18 tahun belum dilakukan.

"Kami minta Kementerian Kesehatan dan Bio Farma (untuk) mengadakan uji klinis khususnya (bagi anak) di bawah (usia) 18 tahun. Kalau kemarin ada informasi di atas 59 tahun sudah boleh (divaksin)," kata Aliyah di Komisi XI DPR RI, Jakarta, Selasa (12/1).

Politisi Partai Demokrat tersebut juga mendorong Kemenkes untuk membuka kesempatan kepada tenaga kesehatan yang siap untuk membantu penanganan Covid-19 dengan tidak lagi memberikan suatu persyaratan yang sangat rumit bagi tenaga kesehatan yang ingin menjadi relawan. Melihat masalah pandemi adalah masalah bersama yang harus segera diatasi.

Terakhir, Aliyah berharap agar pengadaan vaksin Sinovac untuk masyarakat Indonesia bisa membantu menanggulangi masalah pandemi agar masyarakat bisa sehat.

"Untuk itu marilah kita bersama-sama dan kita mendoakan. Kita berdoa mudah-mudahan semua aman dan seluruh rakyat Indonesia bisa sehat dengan hadirnya vaksin Sinovac,” tutup legislator dapil Sulawesi Selatan I itu. [idr]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini