Amankan harga beras, Food Station beli 5.000 ton beras dari Sulawesi

Selasa, 4 September 2018 13:28 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Amankan harga beras, Food Station beli 5.000 ton beras dari Sulawesi Direktur Utama PT Food Station Jaya, Arief Prasetyo Adi. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Dirut PT Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetio Adi, mengatakan pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan Perum Bulog Divre Sulawesi Selatan untuk mendatangkan 5.000 ton beras ke Jakarta. Pasokan tersebut akan digunakan untuk stabilisasi harga beras di Jakarta.

"Minggu lalu kita dengan Divre Sulawesi Selatan Barat, 5.000 ton untuk stabilisasi di Jakarta. Pada saat Jawa Barat, Jawa Timur mulai kekeringan kita ambil dari wilayah lain. Nanti kontainer masuk mulai Minggu depan," ungkapnya saat ditemui, di Gudang Bulog Divre DKI Jakarta dan Banten, Jakarta, Selasa (4/9).

Dia menjelaskan langkah-langkah preventif untuk menjaga stabilitas harga beras di Ibu kota sudah harus dijalankan. Sebab harga gabah yang mulai merangkak naik.

"Kenapa karena harga gabah di Pulau Jawa ini sudah lumayan tinggi. Sudah di atas Rp 5.000, 5.500. Kalau harga gabah Rp 5.500, harga beras dua kali lipat," jelas Arief.

Dia menambahkan saat ini harga beras di pasar induk Cipinang masih relatif stabil. Jika ada kenaikan, maka kenaikan tersebut tidak terlalu besar, hanya sekitar 4 persen.

"Harga beras. Sebenarnya saat ini belum diperlukan Opera pasar, karena harganya masih relatif. Kenaikan sekitar 4 persen. Ini supaya preventif. Dulu harga udah naik baru (melakukan intervensi pasar)," tandasnya. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini