Alasan Rini Soemarno angkat Badrodin Haiti jadi Komut Waskita Karya

Senin, 28 November 2016 15:02 Reporter : Hana Adi Perdana
Alasan Rini Soemarno angkat Badrodin Haiti jadi Komut Waskita Karya Badrodin Haiti. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Waskita Karya Tbk (WSKT)‎ resmi menunjuk mantan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti sebagai Komisaris Utama (Komut) perseroan yang baru menggantikan Mohammad Hasan.

Menteri badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menilai, kehadiran Badrodin sangat penting untuk menjaga keberlangsungan pembangunan infrastruktur Waskita Karya. Diharapkan Rini, Badrodin dapat membantu melalui aspek hukum.

"Kita hanya sebagai pemegang saham saja. Waskita Karya itu banyak sekali membangun jalan tol. Dibanding Jasa Marga banyakan Waskita Karya, kaya banget nih. Waskita juga saya dorong untuk membangun transmisi PLN, yang mereka sekarang lagi membangun 500 Km di Sumatera. Bentar lagi tambah 285 Km lagi. Nah ini tidak terlepas urusannya secara hukum banyak pembebasan lahan," ujarnya kepada wartawan di Cirebon, Senin (28/11).

"Dan kita melihat Pak Badrodin sebagai mantan Kapolri bisa membantu kita juga di lapangan. Itu yang kita harapkan. Penegakan hukum, karena kita juga banyak harus melewati perusahaan-perusahaan. Ada banyak nih kita menghadapi perkebunan swasta dan macam-macam. Jadi kita merasa ini Pak Badrodin bisa bantu kita untuk persuade bahwa kepentingan publik harus diutamakan," tambahnya.

Selain itu, Rini juga memberi tanggapan terkait Badrodin yang merupakan seorang purnawirawan diangkat menjadi Komisaris Utama perusahaan BUMN. Padahal, posisi tersebut ada kecenderungan diisi oleh sosok dengan latar belakang politisi.

"Semua kan gini. Kalau kita kan dapat usulan, usulannya bisa dari swasta, akademisi, politisi. Yang penting bagi kami, mereka bisa melakukan fungsinya untuk melakukan aktivitas sebagai Pengawas. Mereka ini kan Pengawas. Dan mereka harus bisa secara tim, namanya dewan komisaris, secara dewan dapat menjaga dan mengawasi aktivitas perusahaan," jelas dia.

Menteri Rini mengakui, pengangkatan Badrodin merupakan usulan langsung dari Direktur Utama Waskita Karya, M. Choliq. Menurutnya, Badrodin adalah sosok yang tepat dengan pengaruh yang besar dalam membantu proyek-proyek yang akan dikerjakan Waskita ke depannya.

‎"Terus terang Pak Choliq sebenarnya. Enggak spesifik nama. Waktu itu direksi datang ke kami, kita nih banyak proyek, kita ada persoalan di sini. Jadi kita butuh orang yang punya pengaruh. Yasudah dapat Badrodin. Itu jadi dasarnya itu. Jadi Pak Choliq sedikit frustasi sehubungan dengan itu," pungkasnya. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini