Alasan Perbankan Syariah Berdaya Tahan Tinggi Selama Pandemi

Kamis, 27 Mei 2021 16:11 Reporter : Anisyah Al Faqir
Alasan Perbankan Syariah Berdaya Tahan Tinggi Selama Pandemi syariah. shutterstock

Merdeka.com - Kepala Ekonom Bank Syariah Indonesia (BSI) Banjaran Surya Indrastomo menilai secara umum perbankan syariah lebih berdaya tahan dalam menghadapi gejolak ekonomi yang terjadi di masyarakat. Hal ini tidak terlepas dari pola perjanjian kerja sama dan model kontrak yang diterapkan.

"Perbankan syariah lebih resisten terhadap syok-syok yang terjadi di masyarakat. Ini ada hubungannya dengan pola perjanjian dan model kontrak," kata Banjaran dalam Economic Outlook PT Bank Syariah Tbk., Jakarta, Kamis (27/5).

Dia menjelaskan, dalam perjanjian atau model kontrak pembiayaan syariah menggunakan pendekatan ekonomi yang bersifat kebermanfaatan. Sehingga dari sisi pembiayaan biasanya berbasis aset.

Inilah yang membuat pertumbuhan bank syariah khususnya Bank Syariah Indonesia tertolong di tengah dampak pandemi. "Jadi memang pertumbuhan aset BSI ini tertolong pembiayaan-pembiayaan yang sifatnya asset base," kata dia.

Di sisi lain, bank syariah secara umum telah mendapatkan kepercayaan lebih dari masyarakat. Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh menjadi pendapatan biaya dasar (fee base income) bank. Cost of Fund (CoF) perusahaan juga membantu perbankan lewat dua produknya.

"Itu juga jadi salah satu penyumbang yang signifikan," kata dia.

Sebab sebelum virus corona menjadi pandemi, pendapatan perusahaan mengandalkan bisnis haji dan umroh, emas baik gadai atau cicil. Maka, efisiensi yang dilakukan dibarengi dengan pertumbuhan DPK menjadikan perbankan syariah lebih berdaya tahan. [azz]

Baca juga:
Potensi Ekonomi Halal Tembus Rp3.000 Triliun, Prospek Bank Syariah di Indonesia Cerah
PermataBank Syariah Hadirkan Layanan Digital Bagi Nasabah
Kuartal I-2021, Bank Syariah Indonesia Cetak Laba Bersih Rp742 Miliar
Nilai Aset Perbankan Syariah RI Disebut Masih Kalah dari Malaysia
Gaet Nasabah UMKM, Perbankan Syariah Keluarkan Produk Bernilai Lebih

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini