Alasan di Balik Pemangkasan Eselon BUMN Oleh Menteri Erick Thohir

Selasa, 19 November 2019 10:16 Reporter : Merdeka
Alasan di Balik Pemangkasan Eselon BUMN Oleh Menteri Erick Thohir Erick Thohir. ©2018 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, melakukan pemangkasan jumlah deputi di Kementerian BUMN. Dari semula 7 posisi menjadi 3 posisi saja.

Menteri Erick Thohir mengaku sudah menjelaskan kepada seluruh pejabat eselon I mengenai pemangkasan ini.

"Alhamdulillah, saya dan kedua wakil menteri sudah bertemu dengan semua pejabat eselon I secara langsung dan menjelaskan mengenai restrukturisasi ini. Ini adalah bagian dari Tour of Duty," tutur Erick Thohir dikutip dari keterangan resmi, Selasa (19/11).

Sementara, penilaian untuk pegawai-pegawai di bawah tingkat tersebut juga akan segera dilakukan. Menteri Erick menyatakan, hal ini dilakukan semata-mata agar jabatan di kementerian dapat diisi orang-orang yang tepat.

"Untuk mengelola aset Rp 8.200 triliun, saya perlu teamwork yang kompak, diisi orang yang bukan hanya cerdas namun berakhlak baik. Saya akan berupaya agar mereka yang berada di lingkungan BUMN adalah orang-orang dengan integritas tinggi dan komitmen kuat," imbuh Menteri Erick Thohir.

Sebagai informasi, langkah pemangkasan jabatan BUMN ini mengacu pada pidato Presiden Jokowi untuk menciptakan birokrasi yang efektif dan efisien.

1 dari 1 halaman

Tempat Baru 7 Deputi BUMN

Tujuh orang yang menjabat eselon I di Kementerian BUMN sudah mendapatkan posisi baru sebagai dewan direksi di sejumlah perusahaan BUMN.

Imam Apriyanto yang sebelumnya menjabat Sekretaris Kementerian BUMN akan menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PIHC (Pupuk Indonesia Holding Company), Gatot Trihargo yang sebelumnya menjabat Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN akan ditempatkan sebagai Wadirut Perum Bulog.

Wahyu Kuncoro, Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi akan ditempatkan sebagai Wadirut PT Pegadaian (Persero), Hambra Samal, Deputi Infrastruktur Bidang Bisnis Kementerian BUMN akan dialokasikan pada posisi Wadirut PT Pelindo II (Persero), Edwin Hidayat Abdullah, Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata akan ditempatkan sebagai Wadirut PT Angkasa Pura II (Persero).

Selanjutnya, Fajar Harry Sampurno, Deputi Bidang Usaha Pertambangan Industri Strategis dan Media akan menjabat Dirut PT Barata Indonesia (Persero), sedangkan Aloysius Kik Ro Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN akan menempati posisi Dirut PT Danareksa (Persero).

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6

[bim]

Baca juga:
Luhut Soal Serikat Pekerja Pertamina Tolak Ahok: Emang Dia Siapa
Tjahjo Kumolo: Perampingan Birokrasi Ide Kementerian BUMN
Kepala BNPT Soal Radikalisme di BUMN: Polisi Saja Ada
Sepak Terjang Erick Thohir di BUMN, Mulai dari Panggil Ahok Hingga Hapus Eselon I
Erick Thohir 'Sapu Bersih' Semua Eselon 1 Kementerian BUMN
Eks Wakil Ketua KPK Chandra Hamzah Bakal Jadi Petinggi Bank BUMN
Harga Tiket Kereta Non-Subsidi Dekati Tarif Batas Atas di Musim Liburan

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini