Aksi Demo Hong Kong Berpotensi Seret IHSG ke Zona Merah

Rabu, 14 Agustus 2019 07:30 Reporter : Merdeka
Aksi Demo Hong Kong Berpotensi Seret IHSG ke Zona Merah IHSG Terdampak Demo Hong Kong. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Analis memproyeksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan kembali tertekan pada perdagangan saham hari ini. Pelemahan indeks hari ini, dari sentimen global, masih akan dipengaruhi demo Hong Kong dan fluktuitas tensi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan Tiongkok.

"Tekanan dari global diperkirakan masih akan mempengaruhi pergerakan IHSG. Selain itu, situasi yang kurang kondusif di Hong Kong juga menjadi sentimen negatif pergerakan indeks," tutur Vice President Research PT Artha Sekuritas Frederik Rasali di Jakarta, Rabu (14/8).

Karenanya, pihaknya memprediksi IHSG berpeluang terkonsolidasi melemah dalam rentang support dan resistance di 6.189-6.242.

Di sisi lain, dari segi teknikal, Analis PT Binaartha Parama Sekuritas Nafan Gustama mengatakan, IHSG berpotensi untuk ditutup melemah tercermin dari pola long black maribozu.

"Kami memperkirakan indeks masih akan bergerak negatif dengan diperdagangkan 6.119-6.283," ujarnya.

Di tengah pelemahan ini, dirinya merekomendasikan untuk membeli saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), hingga saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM).

Sedangkan Frederik menganjurkan investor untuk mengoleksi saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), kemudian diikuti saham PT Indosat Tbk (ISAT).

Seperti diketahui, demonstran Hong Kong telah turun ke jalan selama 10 minggu berturut-turut. Krisis politik tersebut dipicu oleh protes terhadap rancangan undang-undang (RUU) ekstradisi yang memungkinkan warga Hong Kong untuk diadili di daratan China.

Reporter: Bawono Yadika Tulus

Sumber: Liputan6 [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini