Aksi 22 Mei Tak Berpengaruh ke Industri

Kamis, 23 Mei 2019 12:43 Reporter : Siti Nur Azzura
Aksi 22 Mei Tak Berpengaruh ke Industri industri. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Haris Munandar mengatakan belum terlihat dampak dari aksi 22 Mei terhadap aktivitas industri nasional. Dia meyakini gejolak politik segera mereda dan aktivitas industri akan berjalan sebagaimana biasanya.

"Karena baru berlangsung, jadi dampaknya belum terlihat. Nampaknya gejolak politik segera mereda, jadi belum ada langkah-langkah lain," kata Haris dikutip Antara, Kamis (23/5).

Sama dengan Haris, Peneliti Institute of Development for Economics and Finance (INDEF), Andry Satrio Nugroho menilai aksi massa yang terjadi pada 21-22 Mei 2019 belum akan berpengaruh besar terhadap industri dan perdagangan nasional.

"Apa yang terjadi dua hari ini kami melihat belum ada dampak signifikan, karena memang sejauh ini hanya beberapa pusat ritel yang tutup dan hanya di Jakarta Pusat," kata Andry.

Menurutnya, tidak terjadi perlambatan aktivitas industri maupun perdagangan hingga hari ini, karena situasi di daerah lain di Indonesia relatif kondusif. "Memang pergerakan IHSG terjadi kontraksi dan ini terjadi karena kepanikan pasar, tapi kondisinya hanya sementara," jelasnya.

Kendati demikian, dia menyampaikan agar kondisi saat ini dapat segera diredam untuk mengantisipasi dampak terhadap perekonomian jangka panjang. "Sejauh ini masih aman. Tapi mungkin dunia internasional ada kepanikan tersendiri, karena ini terjadi di pusat pemerintahan. Ke depannya harus diredam," tandasnya.

Sebelumnya, aksi 22 Mei di Jakarta yang berlangsung ricuh telah memberikan dampak signifikan terhadap perdagangan Indonesia. Bahkan, sebelum aksi ini dilakukan, banyak negara yang telah mengeluarkan imbauan perjalanan (travel advice) dan peringatan keamanan (security alert) terhadap Indonesia. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini