Akses Permodalan Jadi Penyebab Lambatnya Pertumbuhan Sektor Pertanian

Senin, 24 Agustus 2020 14:35 Reporter : Merdeka
Akses Permodalan Jadi Penyebab Lambatnya Pertumbuhan Sektor Pertanian Ilustrasi sawah. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Indonesia dikenal sebagai negara agraris, yang mana sebagian besar penduduknya bekerja di sektor pertanian. Namun, melihat perkembangannya, sektor pertanian kurang diperhatikan, dan masih banyak kesulitan-kesulitan yang dialami oleh petani.

President dan Co-Founder TaniHub Group, Pamitra Wineka mengatakan petani-petani di Indonesia masih tergolong miskin. Dilihat dari sulitnya akses pinjaman ke bank, kapasitas produksi sedikit, lahannya terbatas, logistic costnya tidak efisien, dan akses pasar yang sulit.

"Bank-bank tidak terlalu suka memberikan pinjaman ke petani karena risikonya terlalu tinggi. Kami mencari tahu kenapa risiko pinjamannya tinggi, saya tanya ke petani, ternyata mereka ada kesulitan akses pemasaran, penanganan pasca panennya kurang oke, kalau dipinjamkan bank hanya sedikit akhirnya mereka meminjam ke tengkulak atau rentenir," kata Pamitra dalam Konferensi Pers “TaniHub Group Taniversary” secara virtual, Senin (24/8).

Dia bercerita, petani yang menjual hasil panen juga untungnya sangat sedikit. Sebab, mereka harus membayar utang ke rentenir. Selain itu, proses pemasarannya masih banyak yang tradisional.

Oleh karena itu, Pamitra mengatakan menjelang hari ulang tahun TaniHub Group yang ke-4 yang jatuh bertepatan dengan Hari Tani Nasional pada 24 September, TaniHub mendedikasikan perayaan Taniversary sebagai peringatan akan komitmennya untuk terus menciptakan kemudahan bagi sektor pertanian dan konsumen Indonesia.

"TaniHub Group di tahun ke 4 ini ingin membakar semangat dan mengingatkan kembali orang-orang tentang trennya petani, di mana kita ingin membuat agriculture yang aksesibel dan transparan, bisa dinikmati semua kalangan," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Untuk Petani dan Membeli Langsung...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pertanian
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini