Akibat Corona, Pendapatan KAI Anjlok Jadi Rp400 Juta Per Hari

Selasa, 30 Juni 2020 12:46 Reporter : Merdeka
Akibat Corona, Pendapatan KAI Anjlok Jadi Rp400 Juta Per Hari kereta api. Merdeka.com

Merdeka.com - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Didiek Hartantyo mengatakan, pendapatan KAI anjlok karena operasional armadanya juga hanya 7 persen saja. Jika biasanya dalam sehari KAI bisa meraup pendapatan Rp23 miliar, maka di tengah pandemi, nilainya cuma Rp300 hingga Rp400-an juta saja.

"Jadi dalam kondisi normal kami tiap hari angkutan penumpang bisa mendapatkan sekitar Rp23 miliar dalam satu hari. Sekarang ini hanya sekitar Rp300an juta atau Rp400 juta," kata Didiek dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (30/6).

Saat ini, KAI sedang fokus pada operasional KRL atau commuter line dan kereta lokal saja. Penumpang KRL pun, di tengah pandemi, anjlok dari yang biasanya 900 hingga 1 juta penumpang sehari menjadi 180 ribu hingga 300 ribu per hari setelah dilonggarkannya PSBB.

Untuk kereta jarak jauh, pihaknya belum begitu merasakan dampak terhadap kinerja yang signifikan karena masyarakat masih enggan bepergian. "Dengan syarat sesuai protokol Gugus Tugas Covid-19 seperti rapid test, swab test, SJKM dan lain-lain itu belum menimbulkan minat untuk bepergian," imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya berharap utang dari pemerintah kepada KAI bisa segera dibayar. Adapun, pemerintah masih memiliki sisa utang kepada KAI sebesar Rp257,87 miliar. Utang tersebut merupakan kekurangan pembayaran pemerintah terhadap kewajiban pelayanan publik (PSO) alias subsidi tiket tahun 2015, 2016 dan 2019.

"Dampak pembayaran utang pemerintah kepada BUMN yang pertama adalah membantu likuiditas kereta api utamanya dalam menghadapi pandemi Covid-19," katanya.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini