Akibat Corona, Bank Indonesia Prediksi Pertumbuhan Ekonomi 2020 di 2,3 Persen

Kamis, 9 April 2020 17:38 Reporter : Anisyah Al Faqir
Akibat Corona, Bank Indonesia Prediksi Pertumbuhan Ekonomi 2020 di 2,3 Persen Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. ©handout/Bank Indonesia

Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini sebesar 2,3 persen. Wabah virus corona faktor utama terkoreksi dalamnya pertumbuhan ekonomi.

Prediksi itu merupakan skenario berat dari hasil diskusi antara Bank Indonesia, Menteri Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Berdasarkan laporan Gugus Tugas Penanganan Covid-19, virus corona akan mencapai puncaknya pada bulan Juni dan Juli. Sehingga pertumbuhan ekonomi pun terkoreksi lebih dalam.

"Skenario berat itu 2,3 persen pertumbuhan ekonomi di 2020," kata Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (9/4).

Pada kuartal pertama, BI memprediksi pertumbuhan ekonomi di angka 4,7 persen. Kemudian mengalami penurunan cukup dalam di kuartal kedua hingga 1,1 persen.

Lalu pada kuartal tiga naik tipis menjadi 1,3 persen. Lalu kembali naik di kuartal keempat sebesar 2,4 persen. "Itulah yang kemudian disepakati bersama dan itu jadi acuan," kata Perry.

Prediksi itu yang menjadi dasar berbagai stimulus diberikan pemerintah ke berbagai sektor. Setidaknya pemerintah menyuntikan dana hingga Rp 405 triliun dalam menanggulangi dampak wabah virus corona.

Akibatnya defisit fiskal untuk pertama kalinya lebih dari 3 persen dari PDB. Yakni 5,7 persen di tahun 2020.

Baca Selanjutnya: Menkeu Sudah Siap dengan Kemungkinan...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini