Akibat banjir, OJK prediksi saham perusahaan suku cadang raup cuan

Minggu, 28 Agustus 2016 11:30 Reporter : Siti Nur Azzura
Akibat banjir, OJK prediksi saham perusahaan suku cadang raup cuan mobil BMW terendam banjir di Kemang. ©2016 Merdeka.com/Twitter @amru_ms

Merdeka.com - Banjir yang melanda wilayah Kemang, Jakarta Selatan tadi malam menjadi satu dari sekian banyak lokasi bernasib serupa di musim hujan ini. Banjir tak ayal menimbulkan sejumlah kerugian bagi warga terdampak.

Namun, bencana ini juga membawa keuntungan tersendiri bagi sejumlah pihak. Salah satunya, perusahaan suku cadang. Sebab, masyarakat yang kendaraannya rusak akibat banjir membutuhkan suku cadang pengganti untuk memperbaiki.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida mengatakan bencana banjir ini akan meningkatkan kinerja saham perusahaan suku cadang di Indonesia. Penyebabnya permintaan produk akan meningkat seiring banyak mobil dan motor yang rusak akibat banjir.

"Dari sisi secara bisnis nanti kalau banjir banyak (kendaraan) yang terjadi kerusakan. Perusahaan suku cadang mobil mungkin ada beberapa yang mengalami peningkatan," kata Nurhaida di kawasan SCBD, Jakarta, Minggu (28/8).

Meski begitu, peningkatan yang terjadi dinilai tidak akan terlalu signifikan. Pasalnya, setiap tahun Indonesia pasti mengalami banjir sehingga masyarakat sudah mengantisipasi sebelum bencana tersebut terjadi.

"Biasanya pengaruhnya tidak terlalu signifikan. Karena banjir kan itu pola cuaca dan setiap tahun Indonesia selalu banjir," imbuhnya.

Seperti diketahui, banjir dengan ketinggian di atas 70 sentimeter menerjang kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Akibatnya, akses kendaraan ke daerah tersebut terputus, arus lalu lintas juga sempat terganggu.

Tak pelak, sejumlah kendaraan mewah yang sedang parkir menjadi korban. Bahkan, mobil mewah jenis BMW 320i seharga Rp 598 jutaan terendam hingga setengahnya.

Dilansir TMC Polda Metro Jaya, Sabtu (27/8), untuk mengurangi kemacetan, aparat kepolisian telah memberlakukan pengalihan arus lalu lintas. Akses dari dan menuju kawasan ditutup untuk sementara hingga air surut. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini