Airlangga Sebut Jakara Sebaiknya Berlakukan Pembatasan Berskala Mikro

Senin, 14 September 2020 11:16 Reporter : Dwi Aditya Putra
Airlangga Sebut Jakara Sebaiknya Berlakukan Pembatasan Berskala Mikro Anies Perpanjang PSBB Jakarta. ©2020 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menilai upaya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilakukan Pemprov DKI Jakarta tidak tepat. Seharusnya, DKI Jakarta melakukan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) atau micro management seperti yang dilakukan di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

"Sehingga tentu kita melihat micro management itu menjadi penting sehingga dengan demikian kita bisa tahu sumbernya kenapanya dan sehingga kita tidak dalam mengambil langkah-langkah yang katakanlah overdosis," kata dia seperti ditulis Senin (14/9).

Dia mengatakan, kebijakan PSBB kembali diterapkan Pemprov DKI Jakarta akan membuat denyut nadi perekonomian terganggu. Sebab, Jakarta tidak hanya mencerminkan 20 persen perekonomian, tetapi Jakarta adalah pusat perekonomian nasional. Sehingga apapun yang diambil merefleksikan mempengaruhi terhadap kebijakan nasional.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional itu melanjutkan, jika mengacu pada data Jakarta tingkat kesembuhannya lebih tinggi daripada nasional. Di mana secara nasional tingkat kesembuhan Covid sebesar 71,4 persen, sementara DKI Jakarta mencapai 75,2 persen.

Kemudian jika bicara angka kematian atau fatality ratenya secara nasional sebanyak 4 persen. Sedangkan DKI Jakarta masih lebih rendah yakni 2,7 persen. "Jadi artinya tingkat fatality ratenya lebih rendah dari nasional dan jumlah persamaannya relatif lebih tinggi," kata dia.

"Oleh karena itu, sebetulnya yang diperlukan Jakarta adalah manajemen mikro atau pengelolaan mikro," tandas dia. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini