ADB Dorong Negara di Asia Tenggara Perluas Investasi Infrastruktur Digital

Rabu, 21 Oktober 2020 12:23 Reporter : Dwi Aditya Putra
ADB Dorong Negara di Asia Tenggara Perluas Investasi Infrastruktur Digital Teknologi. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Asian Development Bank (ADB), Masatsugu Asakawa mendorong negara-negara di Asia Tenggara untuk memperluas investasi pada infrastruktur digital. Sebab, dia berpandangan akses ke teknologi menjadi peran penting dalam upaya pemulihan dari pandemi Covid-19.

"Kita harus mengatasi kesenjangan digital dan meningkatkan investasi di infrastruktur digital, dengan membangun lebih banyak lagi jaringan pita lebar dengan kualitas yang lebih tinggi, serta memastikan akses dan cakupan internet dengan harga terjangkau," kata dia dalam pidato utama pada Simposium Pembangunan Asia Tenggara, Rabu (21/10).

Dia meyakini melalui investasi infrastruktur digital dapat meningkatkan akses ke layanan sosial dasar, seperti kesehatan dan pendidikan, serta akses ke layanan keuangan. Investasi semacam itu akan membuat negara-negara lebih siap untuk mengatasi ketimpangan pendapatan dan disparitas peluang akibat pandemi.

Di samping itu, Masatsugu juga menekankan lima bidang kebijakan penting yang dapat mendukung perekonomian negara berkembang di Asia Tenggara. Salah satunya mengatasi disparitas regional dan memastikan akses yang lebih adil ke teknologi, termasuk perluasan investasi pada infrastruktur digital untuk mengatasi kesenjangan digital, sambil turut meningkatkan keamanan siber.

Kedua, memfasilitasi pemulihan yang hijau dan berdaya tahan dengan mendorong investasi yang menggerakan kegiatan perekonomian menuju praktik-praktik rendah karbon dan berdaya tahan.

Ketiga, memperkuat kerja sama dan integrasi regional dengan meningkatkan konektivitas digital lintas batas negara, sistem pabean elektronik (e-customs), dan sistem pelacakan kargo elektronik. Keempat, memperdalam kapasitas kelembagaan untuk memobilisasi sumber daya domestik guna membiayai layanan publik, sembari memastikan keberlanjutan utang.

Kelima, menginkubasi, mengembangkan, dan mengumpulkan usaha kecil dan menengah (UKM) dengan kewirausahaan dan teknologi, yang didukung oleh ekosistem keuangan, akademis, dan dunia usaha yang disatukan guna membantu menyiapkan pertumbuhan berbasis teknologi. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini