Adaro gandeng Shenhua bangun PLTU Mulut Tambang di Kaltim

Minggu, 16 November 2014 13:30 Reporter : Moch Wahyudi
Adaro gandeng Shenhua bangun PLTU Mulut Tambang di Kaltim Ilustrasi PLTU. ©2012 Merdeka.com/dok

Merdeka.com - PT Adaro Energy dan perusahaan energi China Shenhua berkomitmen membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Mulut Tambang berkapasitas total 12 ribu megawatt di Kalimantan Timur. Sebagai awalan keduanya bakal membangun PLTU berkapasitas 2x300 megawatt.

"Nilainya sekitar USD 18 miliar," kata Deputi Sarana dan Prasarana Kementerian PPN/Bappenas Dedy Supriadi Priatna, di Bandung, Kemarin.

Menurut Dedy, listrik yang dihasilkan nantinya akan dialirkan melalui kabel bawah laut sepanjang 280 kilometer ke Jawa. Selain itu, PLTU tersebut juga bakal mendukung pertumbuhan industri di kaltim. "Makanya didukung pemerintah."

Dedy berharap, proyek tersebut dapat dituntaskan seluruhnya dalam lima tahun. Itu lima belas tahun lebih cepat dari estimasi waktu pembangunan yang diungkapkan Boy Tohir, Direktur Utama Adaro Energy.

"Saya bilang 'Pak Boy 20 tahun kelamaan, dibangunlah semua hingga 2019 supaya kabel lautnya bisa di bangun'." kata Dedy.

Atas permintaan itu, menurut Dedy, Adaro bakal berupaya memercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan tersebut. "saya akan pikirkan kalau pemerintah memberikan izin," kata Dedy menirukan ucapan Boy Tohir.

Menurut Dedy, pemerintah tengah memercepat pembangunan pembangkit listrik di Tanah Air. Itu dibuktikan dengan penunjukkan langsung PT Jawa Energy sebagai kontraktor proyek PLTU Cilacap berkapasita 5 ribu megawatt senilai USD 7,5 miliar.

"Karena sekarang ini ada peraturan menteri ESDM, apabila di satu tempat sudah d bangun PLTU, maka disebelahnya boleh di bangun dengan penunjukkan langsung kepada pihak yang sebelumnya telah membangun."

Dia menambahkan, penunjukkan langsung juga boleh dilakukan untuk proyek PLTU Mulut Tambang. "Walau sampai sekarang, PLN belum pernah melakukan itu, karena masih takut." [yud]

Topik berita Terkait:
  1. Pembangkit Listrik
  2. PLTU
  3. PLN
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini