Ada tax amnesty, Ditjen Pajak tunda intip kartu kredit

Jumat, 1 Juli 2016 14:45 Reporter : Hana Adi Perdana
Ada tax amnesty, Ditjen Pajak tunda intip kartu kredit ilustrasi Kartu Kredit. Ilustrasi shutterstock.com

Merdeka.com - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan memutuskan menunda untuk mengintip data transaksi kartu kredit nasabah perbankan. Ini menyusul pemberlakuan pengampunan pajak mulai hari ini.

‎Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama mengatakan penundaan bakal berlangsung setidaknya hingga akhir masa pengampunan pajak pada pada 31 Maret 2017.‎

"Sehubungan dengan diundangkannya UU Pengampunan pajak dan mencermati kondisi masyarakat terkait dengan penyampaian kartu kredit oleh perbankan kepada Ditjen Pajak maka pelaksanaannya ditunda sampai dengan berakhirnya periode pengampunan pajak," ujarnya di kantor, Jakarta, Jumat (1/7).

Dengan kata lain, menurut Yoga, penundaan intip kartu kredit secara tak langsung bertujuan mendorong masyarakat untuk tak segan memanfaatkan pengampunan pajak.

"Setelah tax amnesty, kami kembali lagi ke jalurnya," tuturnya.

Yoga mengungkapkan, tujuan pihaknya meminta perbankan melaporkan transaksi kartu kredit nasabah adalah untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

"Kalau ada profilnya yang tidak sesuai dengan yang dilaporkan di SPT kan mereka harus bayar pajak dengan lebih bagus." [yud]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini