Ada Potensi Aksi Ambil Untung, IHSG Diprediksi Menguat Terbatas

Jumat, 25 Oktober 2019 07:00 Reporter : Merdeka
Ada Potensi Aksi Ambil Untung, IHSG Diprediksi Menguat Terbatas Terompet penutupan IHSG 2018. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi akan bergerak menghijau di pasar saham hari ini. Tetapi, penguatan masih akan bersifat terbatas.

Analis melihat indeks rawan terkena aksi ambil untung (profit taking). Sehingga, IHSG hanya akan naik sedikit pada perdagangan hari ini.

"Ada potensi profit taking dalam jangka pendek. Kemungkinan IHSG akan ditransaksikan dalam rentang 6.293-6.387," papar Analis KGI Sekuritas, Yuganur Wijanarko, dalam risetnya, Jumat (25/10).

Dalam situasi seperti ini, pihaknya menganjurkan investor agar mengoptimalkan kesempatan untuk akumulasi saham, dan menjual pada tarikan naik siklus berikutnya.

Setali tiga uang, kendati diancam aksi profit taking, Analis PT Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan menyebut secara teknis IHSG dapat bergerak menguat.

Kata dia, IHSG berpeluang bullish dengan diperdagangkan pada kisaran 6.304-6.396. "Berpotensi menguat sehingga berpeluang menuju ke area resistance terdekat," ujarnya.

Untuk saham laik koleksi, dia bilang cukup beragam pada hari ini. Itu seperti saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS), hingga saham PT H.M Sampoerna Tbk (HMSP).

Sementara itu, Yuganur merekomendasikan saham di IHSG seperti PT Bank Danamon Tbk (BDMN), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), serta saham PT Indosat Tbk (ISAT).

Reporter: Bawono Yadika Tulus

Sumber: Liputan6 [bim]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini