Ada Penutupan Mal, Laba MAP Turun Drastis di Kuartal I-2020

Selasa, 30 Juni 2020 17:37 Reporter : Anggun P. Situmorang
Ada Penutupan Mal, Laba MAP Turun Drastis di Kuartal I-2020 Mal Grand Indonesia Sepi. ©2020 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA), anak perusahaan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), mengumumkan penurunan pada penjualan sebesar 3,4 persen dan laba bersih 49,0 persen di kuartal pertama 2020 yang diakibatkan oleh Covid-19 dan penerapan standar akuntansi PSAK 73 Sewa (IFRS 16 Leases).

MAPA mengawali tahun 2020 dengan momentum yang kuat di seluruh lini usaha perusahaan yang terdiri dari Sports, Leisure dan Kids. Namun, meningkatnya penjualan hingga dua digit di Januari dan Februari, mengalami penurunan di bulan Maret seiring dengan penyebaran Covid-19, menyebabkan penutupan jaringan utama gerai ritel di seluruh kota besar di Indonesia.

Pendapatan bersih untuk kuartal pertama tahun 2020 menjadi Rp1,46 triliun dibandingkan Rp1,52 triliun yang tercatat pada periode yang sama di tahun 2019, sejalan dengan terhentinya industri ritel di seluruh Indonesia.

Laba usaha sebesar Rp99,3 miliar turun dari Rp196,9 miliar di kuartal pertama 2019, sementara EBITDA tumbuh 8,3 persen menjadi Rp258,6 miliar dan laba bersih menjadi sebesar Rp72,0 miliar dari Rp141,2 miliar yang dicapai pada periode yang sama tahun lalu.

Corporate Secretary MAPA, Ratih Gianda, mengatakan, kendati terdapat penurunan keuntungan di kuartal pertama yang disebabkan oleh terhentinya usaha sektor ritel berskala besar dan regulasi akuntansi yang baru diterapkan, perusahaan mampu mempertahankan pendapatan bersih yang mendekati pencapaian di 2019.

"Kami yakin hal ini mencerminkan kekuatan model usaha ritel Multi Tier perusahaan dan investasi besar MAPA dalam bidang digital pada semester kedua 2019," ujar Ratih dalam siaran pers, Jakarta, Selasa (30/6).

Ratih mengatakan, perusahaan tetap berkomitmen untuk menerapkan 6 langkah strategi pertumbuhan sebagaimana telah disampaikan kepada investor di 2019. Hal ini termasuk percepatan efisiensi digital, ekspansi Pan Asean dalam jangka panjang melalui akuisisi strategis atau investasi, serta komitmen pada kebijakan baru "Branded Commerce” yang terfokus pada jalinan kemitraan strategis dengan merek-merek terpilih untuk memimpin pasar regional.

"Komitmen MAPA di tahun 2019 dalam bidang digital terbukti tepat pada kuartal pertama 2020 di saat adanya penutupan sementara gerai fisik. MAPA meraih peningkatan penjualan secara signifikan di seluruh platform kami seperti PlanetSports.Asia, KidzStation.Asia, dan sejumlah gerai online mono-brand, yang tumbuh lebih dari 100 persen," tandasnya. [azz]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Bisnis Ritel Dan Waralaba
  3. PSBB
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini