Ada Pandemi Covid-19, Laba Link Net 2020 Tumbuh 5,3 Persen Menjadi Rp 942 Miliar

Selasa, 11 Mei 2021 21:00 Reporter : Dwi Aditya Putra
Ada Pandemi Covid-19, Laba Link Net 2020 Tumbuh 5,3 Persen Menjadi Rp 942 Miliar Ilustrasi menggunakan ponsel. ©2013 Merdeka.com/Anugrah Yogi Pranata

Merdeka.com - Pandemi Covid-19 membawa dampak positif bagi perusahaan penyedia layanan internet. Salah satunya dialami oleh Link Net (LINK). Sepanjang 2020, Link Net menambahkan jumlah pelanggan terbanyak mencapai 171.000 atau sebesar 25 persen menjadi 839.000.

Pada 2020, Link Net membukukan pendapatan sebesar Rp 4,05 triliun atau tumbuh 7,8 persen year on year. EBITDA meningkat 11,3 persen menjadi Rp 2,3 triliun, dengan marjin EBITDA sebesar 56,9 persen.

Pendapatan per saham meningkat 9,3 persen menjadi Rp 340 per lembar saham. Laba bersih meningkat 5,3 persen menjadi Rp 942 miliar dengan marjin Laba Bersih pada 23,3 persen.

"Dengan adanya pandemi COVID-19 di masyarakat, kami melihat perubahan perilaku berjalan dengan pesat. Perubahan seperti work from home, learn from home, penggunaan e-commerce dan pertumbuhan layanan tele-medicine kemungkinan besar akan tetap ada di masa depan."

"Perubahan perilaku ini akan menuntun pada peningkatan kebutuhan akan internet berkecepatan tinggi tanpa batas," kata Presiden Direktur dan CEO Perseroan Marlo Budiman dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (10/5).

Perseroan menambah 211.000 home passes ke dalam jaringannya, menjadikan total home passes sebesar 2,68 juta. Pada 2020, Link Net mencapai tingkat penetrasi jaringan tertinggi sebesar 31,3 persen.

Pendapatan Rata-rata per Pelanggan (ARPU) stabil pada Rp 364.000 di 2020. Dalam beberapa tahun terakhir, manajemen mulai melihat perubahan perilaku konsumen yang menyebabkan peningkatan akan fixed line broadband.

Baca Selanjutnya: Selanjutnya...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini