Ada Kerusuhan, Seluruh Penerbangan dari Wamena Ditunda

Senin, 23 September 2019 12:50 Reporter : Anggun P. Situmorang
Ada Kerusuhan, Seluruh Penerbangan dari Wamena Ditunda Bandara Wamena. ©2013 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Kementerian Perhubungan meminta agar semua pihak untuk selalu waspada dan siaga dalam menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan. Hal tersebut menanggapi aksi unjuk rasa di Wamena, Senin (23/9).

Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah X, Usman Effendi mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) dan stakeholder penerbangan untuk menunda sementara seluruh penerbangan.

"Kami telah melakukan koordinasi dengan semua pihak termasuk TNI/Polri untuk turutserta mengantisipasi dampak kerusuhan," jelas Usman melalui siaran pers.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Wamena, Joko Harjani melaporkan, tadi pagi 3 pesawat telah landing dengan aman dan 3 pesawat sudah landing dalam status RTB (Return To Base) atau diterbangkan kembali. Sementara terdapat satu pesawat Deraya yang menetap di Bandar Udara Wamena karena alasan teknis.

"Operasional pelayanan Bandar Udara Wamena tetap berjalan, diharapkan kepada seluruh maskapai yang akan terbang ke Wamena untuk memonitor situasi perkembangan di Wamena. Saat ini bandara sudah dijaga oleh TNI/POLRI untuk alasan keselamatan dan keamanan penerbangan," papar Joko.

Ada beberapa penerbangan reguler siang ini menuju Wamena yaitu Transnusa dan Wings Air rute Sentani-Wamena dan penerbangan kargo Myindo Airlines rute Sentani-Wamena yang ditunda.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Dadun Kohar menyampaikan, Bandara merupakan objek vital nasional dan merupakan satu-satunya akses yang cepat. Oleh karena itu, harus dijaga keamanannya.

"Kami telah melakukan koordinasi dengan pihak keamanan dan stakeholder penerbangan agar bandara terjaga keamanannya," jelasnya. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini