Ada Corona, Pemerintah Batasi Pengunjung Pasar dan Toko Ritel Jelang Lebaran 2020

Kamis, 14 Mei 2020 18:03 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Ada Corona, Pemerintah Batasi Pengunjung Pasar dan Toko Ritel Jelang Lebaran 2020 Pengamen tukar uang di Indomaret. ©facebook.com/IzHarry Agusjaya Moenzir

Merdeka.com - Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto, menyampaikan standar operasional prosedur (SOP) protokol kesehatan untuk pasar rakyat saat pandemi COVID-19 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah.Pertama yaitu pengelola pasar rakyat harus menyiapkan dan memastikan seluruh pedagang menggunakan masker dan sarung tangan selama beraktivitas.

"Selain menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Kemendag telah menyiapkan SOP protokol kesehatan untuk pasar rakyat dan ritel modern menjelang Lebaran," kata Mendag saat menggelar konferensi pers secara virtual seperti dikutip dari Antara di Jakarta, Kamis (14/5).

Kedua memastikan semua elemen pasar negatif COVID-19 dengan hasil tes yang diperoleh dari rapid test dengan difasilitasi oleh pemerintah. "Kemudian juga pintu masuk pasar harus menggunakan batas pagar untuk membatasi jumlah pengunjung, di mana harus mengontrol sekitar 30 persen dari kapasitas yang biasa normal dengan 2,5 jam waktu kunjungan secara interval," ujar Mendag.

Kemudian, terdapat petugas informasi yang juga bertugas untuk memastikan pengunjung menghindari kontak fisik dengan pengunjung langsung saat beraktivitas di pasar.

Selanjutnya, pengelola pasar wajib menyediakan sarana dan alat kesehatan dengan mengatur waktu operasional dan menerapkan jarak fisik, yakni berjarak 1,5 meter antar pedagang, serta memberikan teguran atau sanksi kepada pedagang yang tidak mematuhi aturan.

Selain itu, pedagang wajib mematuhi protokol kesehatan, seperti membersihkan kiosnya, menggunakan masker dan sarung tangan selama beraktivitas di pasar, serta menjaga barang dagangannya agar tetap higienis.

1 dari 1 halaman

Belanja di Ritel Modern Didorong Tak Pakai Uang Tunai

ritel modern didorong tak pakai uang tunai

Pembeli juga perlu menerapkan jarak fisik saat berbelanja dan mengatur waktu kunjungan untuk disesuaikan.

"Pembeli juga wajib mengikuti protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker, sarung tangan, mencuci tangan dengan sabun, menghindari pembayaran dengan uang tunai di ritel modern kecuali di pasar rakyat. Dan menyiapkan plastik uang dalam bertransaksi," ujar Agus.

Mendag menambahkan, masyarakat diminta untuk melakukan pembelanjaan secara digital baik melalui pasar daring, maupun memanfaatkan ojek online.

Mendag Agus meyakini, dengan menerapkan SOP protokol kesehatan yang dianjurkan, maka Indonesia akan mampu memerangi COVID-19 dengan cepat.

[bim]

Baca juga:
Penelitian: Virus Corona Menginfeksi Usus, Ginjal, dan Organ Lain
Camat Tambora Gelar Tes Swab Massal Setelah 30 Warga Terpapar Covid-19
Mal Ditutup, Tukang Servis HP Tawarkan Jasa di Pinggir Jalan
PBB Ingatkan Dampak Pandemi Corona terhadap Kesehatan Mental Harus Diatasi
Industri Properti Butuh Restrukturisasi Kredit Redam PHK Dampak Corona
Waspada, 70 Persen Kasus Covid-19 di Jabar Berasal dari Orang Tak Bergejala
CEK FAKTA: Hoaks Warga India Buang Patung Dewa ke Sungai di Tengah Wabah Corona

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini