95 Persen Produk Laptop di Indonesia Masih Impor

Kamis, 22 Juli 2021 15:04 Reporter : Merdeka
95 Persen Produk Laptop di Indonesia Masih Impor laptop. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, nilai impor produk laptop Indonesia rata-rata dalam 5 tahun terakhir pada 2016-2020 mencapai USD 1 miliar. Dengan demikian produk impor laptop masih mendominasi 95 persen.

"Nilai impor produk laptop rata-rata dalam 5 tahun terakhir itu adalah sebesar USD1 miliar Amerika. Dimana demand produk di Indonesia sebesar 3 juta unit per tahun dengan Market Share produk impor, jadi dari 3 juta itu masih 95 persen impor dan baru 5 persen untuk produk laptop negeri," kata Agus dalam Konferensi Pers Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri pada Sektor Pendidikan, Kamis (22/7).

Melihat rendahnya demand produk laptop di dalam negeri, hal itu akan menjadi perhatian Pemerintah untuk terus mendorong supaya produk-produk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) lainnya dalam negeri meningkat.

"Tentu ini akan menjadi perhatian kita agar terus-menerus kita dorong produk-produk dalam negeri bisa menjadi tuan rumah di negara sendiri," imbuhnya.

Dalam meningkatkan demand produk TIK dalam negeri, Kemenperin memiliki program substitusi impor sebesar 35 persen pada tahun 2022, dimana salah satu kebijakannya adalah penerapan Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) secara tegas dan konsisten.

"Kaitannya dengan laptop ini karena kita lihat utilisasi dari perusahaan perusahaan TIK dalam negeri itu masih rendah, sehingga penerapan P3DN ini ya bisa tegas dan konsisten itu akan membantu program substitusi impor 35 persen pada Tahun 2022," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Di samping itu upaya lainnya...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini