90 Persen Sistem Pembayaran di Indonesia Masih Pakai Uang Tunai

Selasa, 22 Januari 2019 15:41 Reporter : Dwi Aditya Putra
90 Persen Sistem Pembayaran di Indonesia Masih Pakai Uang Tunai Grab Bike. © twitter.com/GrabID

Merdeka.com - Direktur PT Visionet Internasional atau OVO, Harianto Gunawan mengakui masih kesulitan dalam mengubah skema pembayaran masyarakat dari tunai ke digital. Tercatat, sejak perusahaan berdiri, 90 persen transaksi pembayaran masih dilakukan secara tunai.

"Hambatan dari sisi kami cash. Memang ada player lain tapi cash masih 90 persen. Bagaimana mengubah tadi bisa digital punya payment," katanya saat ditemui di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Selasa (22/1).

Harianto mengatakan, sistem pembayaran tunai saat ini memang masih belum bisa lepas dari masyarakat, sebab masyarakat masih lebih percaya dengan pola pembayaran ini. Bahkan, dia menilai sistem pembayaran tunai yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia ini tidak berbeda jauh dengan negara China dan India.

"Kita mirip dengan China dan India lima tahun lalu. Sehingga penggunaan digital payment masih kurang. (Kemudian) juga challenge kita lihat trust kenapa cash masih meraja karena banyak orang percaya cash," jelasnya.

Melihat kondisi tersebut, pihaknya akan berupaya bekerja sama dengan pihak-pihak terkait guna mengedukasi masyarakat untuk beralih dan menggunakan skema pembayaran digital.

"(Agar) stakeholder dari partner kita bisa percaya bisa menggunakan uang digital kita. Kita edukasi satu-satu memakan waktu. Makanya itu strategi kita," pungkasnya. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini