735 Pangkalan elpiji Pertamina sudah beroperasi di Sulteng

Selasa, 16 Oktober 2018 13:47 Reporter : Dwi Aditya Putra
735 Pangkalan elpiji Pertamina sudah beroperasi di Sulteng elpiji 3 kg. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - PT Pertamina (Persero) terus mengoptimalkan upaya pemulihan penyaluran energi pasca bencana gempa dan tsunami yang melanda beberapa wilayah di Sulawesi Tengah. Memasuki pekan ketiga pasca bencana, Pertamina telah menyalurkan lebih dari 200 ribu tabung elpiji subsidi dan non subsidi guna memenuhi kebutuhan elpiji bagi masyarakat di wilayah terdampak bencana.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII, Roby Hervindo mengungkapkan, untuk memenuhi kebutuhan elpiji bagi masyarakat, 4 Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) dan 23 agen elpiji di wilayah Palu, Donggala dan Sigi seluruhnya telah beroperasi.

"Sebanyak 735 pangkalan dari total 1.606 pangkalan, telah aktif beroperasi menyalurkan elpiji langsung ke masyarakat," kata Roby melalui keterangan resminya, Selasa (16/10).

Dengan beroperasinya pangkalan elpiji ini, lanjut Roby, akses masyarakat akan semakin mudah dalam memperoleh elpiji baik itu elpiji subsidi maupun elpiji non subsidi.

"Kami akan terus mengupayakan pemulihan untuk pangkalan-pangkalan yang belum aktif beroperasi. Pemulihan akan dilakukan bertahap mengingat banyak pangkalan yang mengalami kerusakan akibat gempa, mengungsi dan beberapa masih sulit diakses," tuturnya.

Sebelumnya, Pertamina telah aktif menyalurkan elpiji ke masyarakat melalui kegiatan operasi pasar yang dilakukan sejak tanggal 3 Oktober 2018. Hingga saat ini, operasi pasar masih terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan elpiji di masyarakat terpenuhi.

"Sejak 3 Oktober 2018 sampai hari ini, Pertamina telah mengalokasikan penyaluran lebih dari 148 ribu tabung elpiji 3 Kg subsidi melalui operasi pasar,” ujar Roby.

Selain menyalurkan elpiji melalui pangkalan dan kegiatan operasi pasar, khusus untuk penyaluran elpiji Bright Gas, sejak Kamis (11/10) lalu Pertamina juga telah mengalokasikan Bright Gas 5,5 kilogram (Kg) dan Bright Gas 12 Kg di 13 SPBU yakni 11 SPBU di Kota Palu dan 1 SPBU di Kabupaten Sigi.

“Penjualan elpiji non subsidi di SPBU ini juga untuk memperluas akses pembelian elpiji dan memberikan jaminan suplai elpiji Bright Gas dalam memenuhi kebutuhan elpiji di masyarakat,” jelas Roby.

Adapun operasi pasar dilakukan pada Senin kemarin telah dilakukan di 31 titik di Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi, berikut lokasinya :

Palu

1. Mamboro Barat

2. Kayumalue Pajeko

3. Kayumalua Ngapa

4. Besusu Barat

5. Lolu Utara

6. Lolu Selatan

7. Petobo

8. Watasumpu

9. Buluri

10. Donggala Kodi

11. Kawatuna

12. Poboya

13. Layana Indah

14. Tawanjuka

15. Pengawu

16. Palupi

17. Pantoloan Boya

18. Panau

19. Lambara

Donggala

20. Balaesang Tanjung

21. Balaesang

22. Desa Maleni

23. Tanatovena

24. Dampelas

25. Sojol

26. Sojol Utara

Sigi

27. Dolo Barat

28. Dolo Selatan

29. Marawola Barat

30. Nokilalaki

31. Sigi Biromaru [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini