7 Strategi Pemerintah Jokowi Dukung Pengembangan Industri Alkes Dalam Negeri

Selasa, 15 Juni 2021 17:00 Reporter : Sulaeman
7 Strategi Pemerintah Jokowi Dukung Pengembangan Industri Alkes Dalam Negeri Luhut Panjaitan. ©2019 Merdeka.com/Genan

Merdeka.com - Pemerintah berkomitmen untuk mendorong peningkatan produksi industri alat kesehatan (Alkes) dan obat-obatan nasional. Pemerintah percaya bahwa produsen dalam negeri mempunyai kapasitas untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik yang kian meningkat di tengah pandemi Covid-19.

"Indonesia telah berubah sekarang, dan kita harus menjadi bagian dari perubahan itu. Jangan kita menghambat perubahan itu. Kita menghadapi masalah di sana-sini, tapi kita sekarang bergerak maju, melakukan perubahan. Kita melakukan terobosan untuk membuat Indonesia menjadi lebih baik," ucap Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam Konferensi Pers Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri di Bidang Alat Kesehatan, Selasa (15/6).

Menko Luhut melanjutkan, untuk mendukung pengembangan industri Alkes dan obat-obatan dalam negeri, pemerintah akan menerapkan tujuh langkah strategis peningkatan ketersediaan pasar untuk produk lokal.

Pertama, Keberpihakan pada Produk Dalam Negeri (PDN) melalui belanja barang atau jasa pemerintah. Kedua, Peningkatan kapasitas produksi Alkes dalam negeri.

Ketiga, Subsidi sertifikasi TKDN melalui dana PEN. Keempat, Skema insentif bagi investor Alkes dan farmasi.

Kelima, Peningkatan Alkes berteknologi tinggi berbasis riset. Keenam, Kebijakan tenggat waktu untuk pembelian produk impor. Dan Ketujuh, Prioritas penayangan PDN di E-Katalog. [idr]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini