7 Bank kucurkan dana Rp 8,06 triliun dorong pembangunan Tol Trans Sumatera

Rabu, 27 Desember 2017 15:24 Reporter : Anggun P. Situmorang
7 Bank kucurkan dana Rp 8,06 triliun dorong pembangunan Tol Trans Sumatera

Merdeka.com - PT Hutama Karya (Persero) selaku pengembang Jalan Tol Trans-Sumatera melakukan penandatangan kredit investasi untuk pengembangan Jalan Tol Trans-Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero).

Ada pun sindikasi perbankan pemberi kredit terdiri dari Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BCA, Bank CIMB Niaga, Bank Maybank Indonesia, Bank ICBC Indonesia dan Bank Permata.

Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero), I Gusti Ngurah Putra mengatakan, tujuh sindikasi perbankan tersebut bersama-sama menggelontorkan dana untuk pembangunan Bakauheni-Terbanggi Besar dengan nilai total Rp 8,06 triliun. Nilai investasi pembangunan ruas Bakauheni-Terbanggi Besar sebesar Rp. 16,7 triliun.

"Kita sudah memenuhi porsi equity dari investasi tersebut melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) dan penjualan surat utang Korporasi. Pada tahun 2010-2016 lalu kita diberi PMN oleh Negara sebesar Rp 2,2 triliun," ujar Putra di Four Season, Jakarta, Rabu (27/12).

"Kemudian di akhir tahun 2016 hingga 2017 kita secara bertahap menerbitkan surat utang dan berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 6,5 Triliun, sehingga total equity untuk proyek ini sudah close di angka Rp 8,7 triliun," tambahnya.

Dengan dipenuhinya porsi equity, maka selanjutnya porsi loan dipenuhi dengan pinjaman kredit investasi dari sindikasi 7 perbankan bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebagai pemberi fasilitas cash deficiency support (CDS).

Direktur Keuangan Hutama Karya, Anis Anjayani menjelaskan PT SMI akan menyediakan stand-by loan untuk menjamin terbayarkannya kewajiban Hutama Karya kepada sindikasi perbankan. Sejauh ini, PT SMI telah mengalokasikan dana sebesar Rp 7,5 triliun untuk fasilitas CDS tersebut.

"Di awal-awal masa operasi, pendapatan dari tol Bakauheni-Terbanggi Besar tidak akan sanggup memenuhi pengeluaran untuk operation maintenance tol serta kewajiban pengembalian kredit. Karena itu kami didukung PT SMI melalui fasilitas CDS supaya Hutama Karya tetap dapat memenuhi kewajiban tersebut," ungkapnya.

Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar merupakan salah satu dari 24 ruas Jalan Tol Trans-Sumatera yang dikembangkan oleh Hutama Karya melalui penugasan dari pemerintah. Tol tersebut dibangun sejak tahun 2015, dengan panjang 140 Kilometer (Km) yang dibagi menjadi 9 seksi. Tol ini ditargetkan selesai pada tahun 2019. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini